Meski Diguyur Hujan, Puluhan Pembalap Tour de PDRI Finis di Koto Tinggi

Langgam.id-Tour de PDRI

Para pembalap saat finis di Monumen PDRI di Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota. [foto: Lisa]

Langgam.id – Puluhan pembalap Tour de PDRI memasuki garis finish di Monumen Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sabtu (18/12/2021).

Pembalap dengan jumlah 59 peserta itu start dari Limbanang pukul 09.00 WIB dan finish di Monumen Koto Tinggi 12.30 WIB.

Peserta tersebut berasal dari TNI AD, AU, Polda Sumbar, Aparatu Sipil Negara serta Komunitas Kota Padang

Salah satu peserta dari Polda Sumbar, Roni mengatakan, kegiatan Tour de PDRI sangat menyenangkan, meski diguyur hujan.

“Hujan bukanlah hambatan dan rintangan, itu adalah suatu kenikmatan,” tuturnya.

Ia menambahkan, hujan semakin memperindah pemandangan di sepanjang perjalanan.

“Sepanjang perjalanan kita disuguhkan dengan pemandangan yang indah,” terangnya.

Senada dengan Roni, Teguh Kurniado dari Komunitas Padang mengatakan, hujan bukanlah hambatan bagi dirinya untuk sampai pada garis finis.

Baca juga: Tour de PDRI Etape V Finis di Monumen Pesawat Bersejarah RI

“Meski hujan, tapi itu bukan alasan untuk kami sampai pada garis finis,” terangnya.

Ia mengungkapkan, acara yang diadakan tahun ini cukup bagus. ia berharap tahun depan akan digelar kembali.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok