Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia

Menko Polhukam Sambangi Salareh Aia

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (8/1).. Foto: Dok. AMC

Langgam.id – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyambangi Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Kamis (8/1).

Kunjungan Menko Polhukam tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi wilayah terdampak bencana alam, sekaligus menyapa warga pengungsi yang saat ini menempati Hunian Sementara (Huntara) di SDN 05 Kayu Pasak.

Huntara tersebut disiapkan bagi masyarakat yang terdampak bencana dan masih membutuhkan tempat tinggal yang layak.

Setibanya di lokasi, Menko Polhukam Djamari Chaniago tampak bercengkerama dan berdialog hangat dengan para pengungsi.

Ia mendengarkan langsung keluhan serta harapan warga, sekaligus memberikan motivasi agar tetap tabah dan semangat menghadapi masa sulit pascabencana.

Pada kesempatan itu, Menko Polhukam menyerahkan bantuan uang tunai kepada para pengungsi sebanyak 244 kepala keluarga (KK), masing-masing sebesar Rp. 1 juta.

Selain bantuan untuk warga, pemerintah pusat juga menyalurkan bantuan untuk rumah ibadah yang terdampak bencana, berupa dana rehabilitasi masjid sebesar Rp250 juta.

Dalam pesannya kepada warga, Menko Polhukam berharap masyarakat tetap kuat dan optimistis, serta meyakini bahwa pemerintah akan terus hadir mendampingi hingga kondisi kembali pulih seperti sediakala.

Usai berdiskusi dengan para pengungsi, Menko Polhukam meninjau langsung pembangunan Huntara yang sedang berlangsung. Ia juga memberikan perhatian khusus kepada para prajurit TNI yang terlibat dalam pembangunan Huntara dengan menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mereka.

Sementara itu, Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kunjungan Menko Polhukam ke Palembayan.

Menurutnya, kehadiran pejabat pemerintah pusat tersebut merupakan bukti nyata perhatian dan kepedulian negara terhadap masyarakat Agam yang terdampak bencana.

“Kunjungan ini menunjukkan bahwa kami tidak sendiri dalam menghadapi dan menangani bencana. Pemerintah pusat hadir dan memberikan dukungan nyata kepada masyarakat,” ujar Wabup Iqbal.

Ia berharap seluruh bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi penyemangat bagi warga terdampak untuk bangkit, melanjutkan kehidupan, serta menata kembali masa depan yang lebih baik. (*/Yh)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Warga Batu Busuk, Kecamatan Pauh, Kota Padang, masih merasakan dampak berat pascabanjir yang melanda wilayah tersebut. Sejumlah
Kementerian PU Kebut Normalisasi Sungai Batang Kuranji Pascabencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Jembatan Kembar yang berada di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat direncanakan akan menjadi lokasi pembangunan
Monumen Galodo Sumatra Direncanakan Bakal Dibangun di Jembatan Kembar Padang Panjang
AMSI menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir bandang dan tanah longsor dahsyat yang melanda berbagai wilayah
Kerugian Pascabencana di Agam Capai Rp7,99 Triliun