Menjelajahi Maek, Nagari 1.000 Menhir di Limapuluh Kota

maek menhir

Menhir Mahat di Nagari Maek (dok.ist)

Langgam.id – Nagari Maek berada di Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota. Terdapat banyak potensi wisata di daerah tersebut yang bisa dikunjungi oleh wisatawan, salah satunya Menhir Mahat.

Menhir Mahat merupakan kumpulan ribuan menhir atau batu berdiri peninggalan budaya megalitik yang terdapat di Nagari Maek

Baca juga: Berbentuk Unik dan Instagramable, Begini Eksotisnya Bukit Batu Runciang di Sawahlunto

Menhir-menhir tersebut diperkirakan berusia sekitar 2.000-6.000 tahun sebelum masehi. Semua menhir itu menghadap ke satu arah, yaitu ke Gunung Sago. Keberadaan menhir-menhir tersebut dimaknai sebagai tanda makam, tanda penghormatan, dan tanda kepercayaan.

Nagari Maek (Mahat) disebut juga sebagai Nagari 1.000 Menhir. Ini mengingat banyaknya batu-batu menhir di daerah tersebut dengan berbagai bentuk dan ukuran. Untuk mengunjungi wisata ini kamu membutuhkan 2 jam perjalanan dari Payakumbuh. Jalanan menuju Nagari Maek 1000 Menhir lumayan bagus, hanya beberapa saja yang tidak beraspal.

Baca juga: Indahnya Wisata Kampung Adat Sarugo di Limapuluh Kota

Selain batu menhir, Nagari Maek memiliki Bukik Posuak yang bisa anda kunjungi. Bukik Posuak atau juga dikenal sebagai sebuah bukit yang berlobang di bagian tengah. Ukurannya ada yang menyebut sebesar masjid, bahkan ada juga yang mengatakan, bahwa pesawat terbang bisa lewat di lobang bukit tersebut.(Mg-Olan/Ela)

Baca Juga

Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.053 Warga Tak Lagi Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, DPRD Kritisi Kinerja BPBD soal Lubang Mirip Sinkhole
Lubang mirip sinkhole Situjuah. (Foto: Istimewa)
2.000 Jiwa Terisolasi di Situjuah Ladang Laweh Limapuluh Kota, Terhalang Jalan Amblas Mirip Sinkhole
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah - Batusangkar Lumpuh Total
Jalan Amblas Mirip Sinkhole di Limapuluh Kota, Jalur Tembus Situjuah – Batusangkar Lumpuh Total
Tim gabungan melakukan pencarian pria lansia yang hilang. (Foto: BPBD Limapuluh Kota).
Berangkat ke Ladang, Pria Lansia di Limapuluh Kota Dilaporkan Hilang
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky. (Dok. Pribadi)
Asal Usul Nama Limapuluh Kota Terlupakan, Anggota DPRD Dorong Museum di Padang Siantah hingga Kembalikan Tanah Ulayat
Ilustrasi warga mendulang emas
Harga Gambir Turun, Warga Ramai-ramai Mendulang Emas di Limapuluh Kota