Mengaku Resah, Andre Rosiade Razia Tempat Hiburan Malam di Kota Padang

Anggota DPR RI, Andre Rosiade saat merazia sejumlah kafe tempat hiburan malam di Kota Padang. (ist)

Anggota DPR RI, Andre Rosiade saat merazia sejumlah kafe tempat hiburan malam di Kota Padang. (ist)

Langgam.id – Satpol PP Padang dan tim Satuan Koordinasi, Keamanan dan Ketertiban Kota (SK-4) Padang menggelar razia kafe hiburan malam sejak Sabtu (21/12/2019) malam hingga Minggu (22/12/2019) dini hari.

Menariknya, penyisiran razia kali ini justru diikuti oleh Anggota DPR RI asal Sumatra Barat (Sumbar), Andre Rosiade bersama Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani.

Andre mengaku sengaja ikut menggerebek tempat-tempat hiburan malam yang diduga tidak memiliki izin, untuk memastikan keresahan. Sebab sudah banyak sekali masyarakat yang melaporkan aktivitas maksiat di Kota Padang kian menjadi-jadi.

“Beberapa tahun belakangan, kemaksiatan merajalela di Kota Padang. Kami juga temukan kafe tak berizin dan tidak memiliki izin edar berjualan minuman keras di sejumlah tempat hiburan malam,” katanya.

Sayangnya, lanjut Ketua DPD Gerindra Sumbar itu, banyak kafe malam yang biasanya buka justru tutup ketika pihaknya menggelar razia. Dia menduga, razia yang dilakukan sudah bocor sebelum dia bergerak.

“Bisa saja ada kebocoran atau mungkin ada yang membocorkan,” terang mantan jubir Prabowo-Sandi itu.

Atas kondisi itu, Andre meminta fraksi Gerindra DPRD Kota Padang menagih komitmen Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, dalam memberantas maksiat di Padang.

Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani, mengatakan ada 31 tempat hiburan di Kota Padang. Namun 19 di antaranya tidak mengantongi izin atau tanpa dokumen pendukung lainnya.

“Hanya 12 yang berizin, 19 lainnya tak berizin, baik izin usaha maupun izin penjualan miras,” katanya.

Menurutnya, kafe tak berizin merajalela karena minimnya pengawasan selama ini. Pihaknya berjanji akan memaksimalkan pengawasan ke depan demi memberantas maksiat di Kota Padang.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Padang, Al Amin, menyebut dari razia tersebut pihaknya menyita puluhan botol miras dan mengamankan sejumlah wanita yang tidak memiliki kartu identitas diri.

“Tetap kita proses, terutama kafe yang tak memiliki izin, baik berjualan ataupun dokumen pendukung lainnya, termasuk juga wanita di tempat hiburan malam itu,” bebernya. (*/ICA)

Baca Juga

Kapolda Sumbar Buka Peluang Selidiki Lagi Unsur Pidana di Kasus Dugaan Pelecehan Polwan
Kapolda Sumbar Buka Peluang Selidiki Lagi Unsur Pidana di Kasus Dugaan Pelecehan Polwan
Banjir merendam sejumlah wilayah di Kota Padang, Senin (3/8/2026)
Banjir Kota Padang, Wagub Vako: 1.488 KK Terdampak, 1.377 Warga Sempat Mengungsi
Korban Kebakaran Kapal Surabaya Asal Agam, Langsung Diantar ke Rumah Duka
Korban Kebakaran Kapal Surabaya Asal Agam, Langsung Diantar ke Rumah Duka
Walikota Padang, Fadly Amran.
Fadly Amran Tinjau Pembersihan Lumpur Sisa Banjir SMPN 41, Targetkan Proses Belajar Kembali Normal
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang
Berjibaku Bersihkan Banjir Lumpur di SMPN 41 Padang