Mencapai 61 Persen, Gubernur Target Pembebasan Lahan Tol Padang-Pekanbaru Tuntas 2 Bulan Ini

Digitalisasi Penyiaran, Gubernur Sumbar: Hadirkan Konten Kearifan Lokal

Gubernur Sumbar Mahyeldi. (Dok. Langgamid)

Langgam.id – Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi mengatakan capaian pembebasan lahan jalan Tol Padang-Pekanbaru di Kabupaten Padang Pariaman sudah diangka 61 persen. Pembebasan itu, ditarget tuntas dalam waktu dua bulan kedepan.

Alhamdulillah capaian kita itu sudah lebih dari 61 persen, capaian pembebasan tanah, “kata Mahyeldi saat di Kantor Gubernur Sumbar, Selasa (7/6/2022).

Pemerintah daerah bersama pihak terkait berjanji akan terus mengebut pembebasan lahan tersebut. Lahan yang belum bebas, lanjutnya, sudah melalui berbagai proses tahapan.

Ada yang administrasinya sudah lengkap dan sudah sampai ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kemenkeu RI. Kemudian ada juga yang sudah selesai proses di LMAN dan tinggal proses pembayaran, dan lainnya.

Gubernur berharap dalam waktu satu hingga dua bulan kedepan, proses pembebasan tanah tuntas. Jalur tol dari Padang ke Sicincin tetap mejadi prioritas. 

“Kemaren saya rapat dengan Dirjen, dan Pak Wakil Gubernur juga rapat koordinasi dengan Kementerian soal ini, insya Allah tol Padang-Sicincin ini tetap menjadi prioritas,” katanya.

Dia mengatakan, total keseluruhan bidang tanah yang dibebaskan sekitar 1.600-an, dan tersisa sekitar 622 bidang lagi yang belum dibebaskan. Dirinya meminta itu segera dibebaskan by name by adress. Hal ini dilakukan berkoordinasi dengan Kabupaten Padang Pariaman.

“Saya meminta by name by adress, jadi jelas betul kalau kita ke lapangan yang ini masalahnya apa, 600-an ini siapa dia, berapa luasnya, dan apa masalahnya. Jadi tidak mengambang lagi, ini yang saya minta ke tim supaya bisa dipetakan dan bagaimana langkahnya,” katanya.

Mahyeldi menjelaskan tugas Pemprov Sumbar dalam tol ini adalah sosialisasi ke masyarakat, penetapan Penlok, dan membantu pembangunan. Sementara soal pembangunan ada di PT Hutama Karya, sedangkan pembayaran ganti rugi ada di pemerintah pusat.

Baca juga: Sambil Safari, Mahyeldi Ajak Warga Simalanggang Limapuluh Kota Ikut Sukseskan Tol Padang-Pekanbaru

“Walau demikian kita tetap membuat tim untuk percepatan pembebasan tol ini. Kita juga melakukan tracking batas Riau sampai Bukittinggi, kita juga minta pada pemerintah pusat yang ini bisa dimulai di tahun 2023 atau 2024,” katanya.

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Macet Horor di Sitinjau Lauik: Pengendara Terjebak, Kendaraan Mengular Capai 8 Km
Macet Horor di Sitinjau Lauik: Pengendara Terjebak, Kendaraan Mengular Capai 8 Km
Penjelasan BNN Soal Penggerebekkan Gudang Sabu di Kota Padang
Penjelasan BNN Soal Penggerebekkan Gudang Sabu di Kota Padang
Sensus Ekonomi Harus Jadi Data Akurat untuk Fondasi Kebijakan Pembangunan Sumbar
Sensus Ekonomi Harus Jadi Data Akurat untuk Fondasi Kebijakan Pembangunan Sumbar
Gubernur Mahyeldi Dorong Kegiatan Nobar Piala Dunia Jadi Sarana Menggerakkan UMKM
Gubernur Mahyeldi Dorong Kegiatan Nobar Piala Dunia Jadi Sarana Menggerakkan UMKM
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin patroli ke sejumlah titik rawan tawuran dan balap liar di Kota Padang pada Jumat
Sertijab Kapolda Sumbar Masih Tunggu Jadwal Mabes Polri
Demo masyarakat Kasang di Ombudsman menuntuk tindaklanjut laporan dugaan maladministrasi oleh Gubernur Sumbar dalam pemberian izin tambang adesit.
Warga Nagari Kasang ke Gubernur Mahyeldi: Kami Ingin Izin Tambang Andesit Dicabut