Mayjen Arief Gajah Mada Resmi Jadi Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol, Berikut Profilnya

Langgam.id- Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Komando Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol, Minggu (10/8/2025). Prabowo juga melantik dan melakukan penyematan kepada Mayor Jenderal (Mayjen) Arief Gajah Mada sebagai Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol ini meliputi daerah Sumbar dan Jambi. Sumbar sebelumnya masuk dalam wilayah teritorial Kodam I/Bukit Barisan. Sedangkan Jambi berada di di bawah Kodam II/Sriwijaya.

Selain Kodam Tuanku Imam Bonjol, Prabowo juga meresmikan lima Kodam baru lainnya saat upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Batujajar, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (10/8/2025).

“Bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini, Hari Minggu tanggal 10 Agustus tahun 2025. Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan 6 Komando Daerah Militer (Kodam),” ujar Prabowo. 

Profil Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayor Jenderal Arief Gajah Mada

Mayjen Arief merupakan lulusan akademi militer angkatan 1992. Ia berasal dari kecabangan infanteri atau pasukan jalan kaki.

Sebelum menjabat Pangdam Tuanku Imam Bonjol, Mayjen Arief menjabat Asisten Personel Kepala Staf TNI Angkatan Darat di masa Jenderal Maruli Simanjuntak.

Pria yang lahir pada Januari 1969 ini juga pernah menjabat Direktur Teritorial Pusat Angkatan Darat, selama enam bulan pada Juli 2023 hingga Januari 2024.

Mayjen Arief pernah bertugas di Sumbar sebagai Komandan Korem 032/Wirabraja pada April 2020 hingga Desember 2021. Saat itu ia menggantikan Letjen Kunto Arief Wibowo, putra dari Wakil Presiden ke-6 Jenderal (Purnawirawan) Try Sutrisno.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok