Material Longsor Hambat Akses Padang-Solok, Polisi Berlakukan Buka-Tutup

Material Longsor Hambat Akses Padang-Solok, Polisi Berlakukan Buka-Tutup

Tumpukan material longsor di kawasan Sitinjau Lauik. [Foto: Polsek Lubuk Kilangan]

Langgam.id – Longsor terjadi di Jalan Lintas Padang-Solok kawasan Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Kamis (23/6/2022). Material longsor menutup badan jalan sejak pukul 11.30 WIB.

Pihak kepolisian memberlakukan sistem buka tutup bagi kendaraan yang melintas. Saat ini, material longsor sedang dilakukan pembersihan.

“Jalan sudah bisa digunakan kendaraan dengan dengan sistem buka tutup,” kata Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Lija Nesmon, Kamis (23/6/2022).

Dari video yang beredar, tampak material longsor cukup tinggi. Sejumlah pengendara yang bisa melintas hanya kendaraan sepeda motor.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Basril menyebutkan, pihaknya telah mendatangi lokasi kejadian.

Baca Juga: Akibat Besarnya Anggaran, Rencana Pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik Dibatalkan

“Petugas sudah di lokasi, dan kami berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk membersihkan material longsor,” katanya.

—

Dapatkan update berita Sumatra Barat terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Kapolda Sumbar Irjen Jawari
LHKPN KPK, Kapolda Sumbar Jawari Terakhir Lapor Kekayaan Tahun 2011
Pelatih Semen Padang Fc Nil Maizar
Manajemen Pecat Pelatih Semen Padang FC Nil Maizar
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Semen Padang Fc Kalah Tipis 0-1 dari PSPS Riau
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Gubernur Sumbar Mahyeldi
HUT ke-81 Sumbar, Mahyeldi Ungkap 35 Indikator Pembangunan Masih Perlu Dikebut