Masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional, Menparekraf Dapat Tugas Menata Danau Maninjau

Langgam.id-Danau Maninjau

Danau Maninjau. [foto: Istimewa]

Langgam.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pihaknya bersama pihak terkait akan melakukan revitalisasi Danau Maninjau.

Hal ini terangnya, sebagai upaya agar bisa menjadi destinasi pariwisata berkelanjutan dan berkualitas.

“Kawasan Danau Maninjau dinilai sangat penting karena sudah masuk dalam kawasan strategis pariwisata nasional, sehingga dapat menunjang potensi pariwisata wilayah sekitar,” ujar Sandiaga di website resmi Kemenparekraf, Sabtu (28/8/2021).

Menurutnya, salah satu persoalan yang sedang dihadapi Danau Maninjau yaitu sedimentasi yang tinggi. Hal ini akibat banyaknya keramba jaring apung (KJA) yang belum tertata sesuai dengan daya dukung dan daya tampung danau.

Sandiaga mengungkapkan, pihaknya mendapat tugas dari Kemenkomarves untuk menata Danau Maninjau seperti menata Danau Toba.

“Berangkat dari pengalaman itu, kita tentunya harus mengutamakan kearifan lokal, kita ajak tokoh-tokoh daerah, tokoh agama, ketua DPRD, bupati dan wakil bupati, tokoh ulama besar, juga UMKM,” sebut Sandiaga.

Baca juga: Bertemu Pemilik Keramba, Gubernur Sumbar Jelaskan Teknis Revitalisasi Danau Maninjau

Sandiaga menyebutkan, bahwa pihaknya akan melakukan pendekatan yang sesuai dengan kearifan lokal. Yaitu, dengan menghadirkan program yang berpihak berkeadilan kepada masyarakat.

“Ini yang akan kami lakukan dengan melakukan diskusi dan melibatkan masyarakat dengan memperhatikan kearifan lokal. Mudah-mudahan bisa segera menemukan solusi,” harapnya.

Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, menyambut baik rencana yang akan dilakukan ke depan dalam upaya pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumbar dan Agam pada khususnya.

“Kami berbahagia dengan kunjungan menteri bersama seluruh rombongan. Ini jadi penyemangat bagi kami dan mudah-mudahan pariwisata kita akan bangkit ke depan,” ucap Irwan.

 

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun