Masuk 75 Besar ADWI 2023, Ini Keunikan Desa Wisata Lawang Menurut Kemenparekraf

Desa Wisata Lawang yang berada di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabuparen Agam, merupakan satu dari lima desa wisata di Sumbar masuk ADWI

Pihak Kemenparekraf saat mengunjungi Desa Wisata Lawang dan disambut oleh Bupati Agam Andri Warman. [foto: amcnews.co.id]

Langgam.id – Desa Wisata Lawang yang berada di Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabuparen Agam, merupakan satu dari lima desa wisata di Sumbar yang masuk 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023.

Empat desa wisata lainnya adalah, Desa Wisata Nyarai di Padang Pariaman, Desa Wisata Kubu Gadang di Padang Panjang, Desa Wisata Kampung Adat Nagari Sijunjung dan Desa Wisat Muntei di Kepulauan Mentawai.

Sebelumnya, tiga desa wisata sudah dikunjungi dan dinilai oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno. Yaitu Desa Wisata Nyarai, Desa Wisata Kubu Gadang dan Desa Wisata Kampung Adat Nagari Sijunjung.

Kali ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang diwakili Direktur Tata Kelola Destinasi, Indra Ni Tua mengunjungi dan menilai Desa Wisata Lawang pada Kamis kemarin (11/5/2023).

Pada kunjungan tersebut, Indra Ni Tua mengungkapkan bahwa Desa Wisata Lawang merupakan destinasi yang sangat menarik. Ia pun kemudian membeberkan keunikan yang ada di Desa Wisata Lawang.

“Lawang ini memiliki daya tarik, kebudayaan dan keramahan serta anak muda yang masih menghargai budaya. Ini merupakan suatu keunikan luar biasa yang bisa dikembangkan termasuk paralayang, makanan dan budayanya, tinggal bagaimana kita mengemasnya dengan baik,” ujarnya dikutip dari situs Pemkan Agam pada Jumat (12/5/2023).

Selain itu, Indra Ni Tua juga memberikan apresiasi untuk Desa Wisata Lawang. Menurutnya, pariwisata Indonesia 95 persen merupakan alam dan budaya dan Lawang sudah mempunyai itu.

Sementara itu, Bupati Agam, Andri Warman mengharapkan dengan masuk 75 besar ADWI 2023, Desa Wisata Lawang dapat mendorong peningkatan kunjungan destinasi wisata ke Kabupatan Agam.

“Sebab, jika kunjungan wisata meningkat, maka ekonomi masyarakat juga akan meningkat. Untuk itu, mudah-mudahan Agam meraih rangking terbaik,” harapnya. (yki)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun