MAS Saning Bakar Sambut Mahasiswa PPL UIN Imam Bonjol Padang

InfoLanggam – Dosen Fakultas Tarbiyah UIN Imam Bonjol Padang, Naila Hayati, mengantarkan mahasiswa yang akan melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Program Latihan Profesi (PLP) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terintegrasi di MAS Saning Bakar, Selasa (16/7/2024).

Program ini adalah program intrakurikuler yang harus dilaksanakan oleh mahasiswa program S1 Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Naila menyampaikan kepada pihak sekolah bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan penyesuaian kurikulum, lewat suatu petunjuk teknis sebagai pedoman kerja.

“PPL, PLP, KKN terintegrasi merupakan sintesis dari program kegiatan KKN dengan program PPL. Kegiatan ini memakan waktu satu semester. Dimulai dari awal tahun ajaran, sampai berakhirnya semester ganjil,” ujarnya.

Pihak sekolah MAS Saning Bakar yang dipimpin oleh Andi Asmar menyambut baik kegiatan ini. Pihaknya sudah siapkan kerja sama guru dengan mahasiswa nantinya.

“Dengan hadirnya mahasiswa, kami berharap banyak program baru yang bisa meningkatkan prestasi siswa. Selain kegiatan formal di sekolah, kami juga ada asrama, sehingga kegiatan juga bisa dilanjutkan di senja sampai Isya,” ungkapnya. (*)

Baca Juga

Salah satu kafe yang terendam banjir di kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir Rendam Kafe-kafe di Seputaran Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Keluarga Sutan Zaili Asril Hibahkan Ratusan Buku ke UIN Imam Bonjol
Keluarga Sutan Zaili Asril Hibahkan Ratusan Buku ke UIN Imam Bonjol
UIN Imam Bonjol Padang
Kunjungi Konjen Tiongkok, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Jajaki Kerja Sama
UIN Imam Bonjol Padang
Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang Gandeng Bank Nagari Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Massa Mahasiswa UIN Imam Bonjol Bubar, Sampaikan Mosi Tidak Percaya ke Kejati Sumbar
Demo Mahasiswa UIN Imam Bonjol Diwarnai Bakar Ban dan Aksi Dorong di Kejati Sumbar
Demo Mahasiswa UIN Imam Bonjol Diwarnai Bakar Ban dan Aksi Dorong di Kejati Sumbar