Langgam.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (UNAND) Periode II Tahun 2026 menggelar edukasi pencegahan cacingan kepada siswa sekolah dasar di Nagari Padang Sibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung.
Kegiatan yang berlangsung selama enam hari, 12-17 Juli 2026, tersebut menyasar siswa kelas VI di delapan sekolah dasar. Setiap sekolah melibatkan satu kelas dengan jumlah peserta sekitar 30 siswa.
Delapan sekolah yang menjadi lokasi edukasi yakni SD IUT Padang Sibusuk, SD 01 Padang Sibusuk, SD 05 Padang Sibusuk, SD 06 Padang Sibusuk, SD 07 Padang Sibusuk, SD 09 Padang Sibusuk, SD 11 Padang Sibusuk, dan SD 12 Padang Sibusuk.
Program tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari upaya mencegah cacingan.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai pengertian cacingan, cara penularan, gejala yang dapat muncul, serta langkah-langkah pencegahannya.
Siswa juga diperkenalkan dengan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencuci tangan sebelum makan dan setelah beraktivitas, memotong kuku secara rutin, menggunakan alas kaki saat bermain di luar rumah, menjaga kebersihan makanan, serta tidak buang air besar sembarangan.
Agar penyampaian materi lebih menarik, mahasiswa menggunakan slide presentasi yang dilengkapi video. Edukasi juga dilakukan secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan menjawab pertanyaan.
Sebelum materi diberikan, siswa terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur pemahaman awal mengenai cacingan. Setelah edukasi selesai, siswa kembali mengikuti post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman mereka.
PIC Program Edukasi Cacingan, Yanfa Deya Mazaya Alkautsar, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan cacingan kepada siswa, tetapi juga mendorong mereka memahami cara mencegahnya melalui kebiasaan sederhana.
“Harapannya, setelah mengikuti edukasi ini, siswa dapat lebih sadar terhadap kebersihan diri dan mulai menerapkan kebiasaan sehat dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya, Rabu (12/8/2026).
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif mengikuti penyampaian materi dan diskusi, termasuk ketika membahas kebiasaan mencuci tangan, penggunaan alas kaki, serta menjaga kebersihan kuku.
Mahasiswa KKN UNAND berharap edukasi yang dilakukan di delapan sekolah tersebut dapat memperluas pengetahuan siswa mengenai pencegahan cacingan sekaligus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa KKN UNAND dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah di Nagari Padang Sibusuk. (HER)






