Longsor di Agam, Akses Jalan Nagari Terhambat

Longsor di Agam, Akses Jalan Nagari Terhambat

Longsor di Agam tutup akses jalan di Nagari Tanjung Sani. (Foto: BPBD Agam)

Langgam.id – Intensitas hujan lebat kembali menuai bencana. Kali ini, longsor terjadi di Durian Rampak, Jorong Batunanggai, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Sumatra Barat (Sumbar).

Peristiwa ini tejadi, Senin (2/12/2019) sekitar pukul 17. 30 WIB. Namun, hingga pukul 22.30 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pembersihan material longsor.

“Sekarang sedang pembersihan material longsor dengan alat berat loader,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam, Syafrizal dihubungi langgam.id, Senin (2/12/2019) malam.

Syafrizal mengatakan, material longsor menutup akses jalan di jorong tersebut. Kemungkinan, material longsor akan segera dapat dibersihkan beberapa jam kemudian dan pihaknya masih terus bekerja.

“Semalam ini ditargetkan material dapat dibersihkan. Tim masih di lapangan,” tuturnya. (Irwanda/ICA)

Baca Juga

PT Brantas Abipraya (Persero) bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan langkah nyata dalam percepatan pemulihan Sumatra Barat
Pascabencana Sumbar, Kementerian PU-Brantas Abipraya Rehab 2 Masjid dan Bangun 2 Sekolah di Palembayan
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau pengerjaan bailey yang dibangun di jalan provinsi ruas Sicincin–Simpang Balingka di Malalak,
Menteri PU Kebut Fungsional Jalan Malalak Jelang Ramadan, 2 Jembatan Bailey Dibangun
TNI AD sudah memasang lima jembatan bailey di Tanah Datar. Pemasangan ini dilakukan karena jembatan sebelumnya diterjang banjir bandang
TNI AD Bangun Jembatan Armco di Salimpauang
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Pemkab Agam Sambut Tim PDEI Sumbar, Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing Korban Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Yogi Yolanda Dilantik jadi Ketua DPC PDI-P Agam di Antara Tenda Bencana
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono mengatakan kerugian akan bencana di Kabupaten Agam diperkirakan mencapai lebih dari Rp6,5 triliun.
Agam Masuki Masa Transisi Menuju Pemulihan, Kerugian Bencana Capai Rp6,5 Triliun