Libur Imlek, Jam Gadang dan Objek Wisata Berbayar di Bukittinggi Ditutup

Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi telah menyiapkan 14 titik parkir resmi selama libur Idul Fitri 1445 Hijriyah atau 2024. Belasan titik

Kawasan Jam Gadang merupakan salah satu tempat yang akan dikunjungi masyarakat saat menikmati libur lebaran di Kota Bukittinggi. (Foto: Dok.Istimewa)

Langgam.id – Pemerintah Kota Bukittinggi memutuskan menutup kawasan Jam Gadang seluruh objek wisata berbayar pada momen libur Imlek. Kebijakan itu dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19 di daerah tersebut.

Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara mengatakan, penutupan akan dimulai pada hari Jumat 12 Februari hingga 14 Februari mendatang.

Baca juga: Kunjungan Objek Wisata Sumbar Dibatasi Selama Libur Imlek, Maksimal 4 Jam

“Tadi siang pak wako hubungi saya terkait rencana penutupan tersebut, dan kita akan mendukung penuh rencana penutupan pendistrian Jam Gadang dan objek wisata berbayar di Kota Bukittinggi,” kata AKBP Dody, Rabu (10/2/2021) malam.

Ia menjelaskan, kebijakan itu diambil untuk mencegah semakin luasnya penyebaran covid-19 di Kota Bukittinggi.

“Seperti yang kita tau, Kita Bukittinggi adalah salah satu destinasi wisata favorit di Sumbar saat libur panjang,” ujarnya.

“Guna mencegah timbulnya Claster baru liburan Imlek, maka penutupan Objek Wisata dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan di lokasi Objek Wisata,” sambung AKBP Dody.(*/Ela)

 

Baca Juga

Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Pembongkaran Kios di Kebun Binatang, Pedagang Laporkan ASN TMSBK ke Polda Sumbar
Rencana penataan ulang halaman pintu masuk kebun binatang. IST
Penjelasan Pemko Bukittinggi Soal Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang Usai Polemik dari Pedagang
Pemko Bukittinggi merelokasi pedanga di depan pintu masuk kebun binatang ke area Pasar Atas.
Penataan Pintu Masuk Kebun Binatang, Pemko Bukittinggi Relokasi Pedagang ke Pasar Atas
Kalandra Muhammad Azis, bocah berusia 4 tahun 8 bulan dari Bukittinggi menderita leukemia langka. (Dok. Istimewa)
Bocah 4 Tahun Asal Bukittinggi Berjuang Lawan Leukemia Langka, Butuh Bantuan Operasi ke Luar Negeri
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka rapat kerja Pra Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) I Apeksi
Yayasan Ford de Kock Laporkan Walikota Bukittinggi ke KPK
Mapolda Sumbar
Universitas Fort De Kock Polisikan Wali Kota Bukittinggi