Larangan Pejabat/ASN Gelar Open House, Begini Respon Pemprov Sumbar

posko penyekatan, sumbar potensi daerah

Wagub Sumbar Audy Joinaldy. (foto: Rahmadi/langgam.id)

Langgam.id Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/2794/Sj tertanggal 4 Mei 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Buka Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halalbihalal pada Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengatakan, pihaknya mematuhi SE Mendagri Tito Karnavian yang dikeluarkan, Selasa (4/4/2021). Hal ini mungkin pertimbangan pusat karena adanya peningkatan kasus covid-19.

“Kita patuhi, artinya memang terlihat mungkin secara nasional penyebaran covid-19 dari pengerahan atau kumpul bersama,” ujarnya, Rabu (5/4/2021).

Menurutnya, hal ini disebabkan karena ada droplet akibat makan-makan bersama. Kegiatan  berkumpul bersama mempunyai risiko tinggi, sehingga memang arahan Mendagri harus dipatuhi.

“Makan bersama memang punya resiko cukup tinggi memang, jadi kita patuhilah intinya, perihal larangan berbuka puasa bersama kecuali dalam keluarga inti,” katanya.

Baca juga: Mendagri Tito Minta Kepala Daerah Larang Buka Bersama dan Open House

Selain itu terang Audy, nantinya akan diteruskan imbauan tersebut kepada bupati wali kota secara resmi. Selain itu nantinya akan ada rapat bersama Polda, bupati, wali kota, dan Polres seluruh daerah untuk membicarakan kelanjutan penanganan covid-19 di Sumbar.

“Kita juga imbau kepada ASN, tidak melakukan open house, seluruh bupati wali kota dan pejabat melakukan hal yang sama. Tujuannya memang ini, mencegah covid-19, kalau halalbihalal boleh tapi pakai zoom,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, Mendagri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 800/2794/Sj tertanggal 4 Mei 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Buka Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halalbihalal pada Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Larangan ini diterbitkan karena mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan covid-19 khusus pada perayaan Idul Fitri tahun lalu dan pasca libur Natal/Tahun Baru 2021.

Sehubungan dengan hal tersebut, Tito meminta para gubernur/bupati/wali kota untuk melakukan beberapa langkah.

Yaitu, melakukan pembatasan kegiatan buka bersama tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah lima orang selama bulan Ramadhan 1442 H/tahun 2021.

Kemudian, menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah untuk tidak melakukan open house/halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/tahun 2021. (Rahmadi/yki)

Baca Juga

Pemprov Sumbar Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi TBC
Pemprov Sumbar Tegaskan Komitmen Percepat Eliminasi TBC
Bertemu Dubes India, Gubernur Mahyeldi Dorong Kerja Sama Hilirisasi Gambir
Bertemu Dubes India, Gubernur Mahyeldi Dorong Kerja Sama Hilirisasi Gambir
Pemprov Sumbar Siapkan Asrama untuk Siswa SMAN 1 Bukittinggi
Pemprov Sumbar Siapkan Asrama untuk Siswa SMAN 1 Bukittinggi
LPTQ Sumbar Kebut Susun Program Prioritas 2026–2027, Proyeksi Dana Hibah Rp 1 Miliar
LPTQ Sumbar Kebut Susun Program Prioritas 2026–2027, Proyeksi Dana Hibah Rp 1 Miliar
DPRD Setujui Penyertaan Modal untuk PT Jamkrida Sumbar
DPRD Setujui Penyertaan Modal untuk PT Jamkrida Sumbar
Dinas Peternakan Sumbar Pastikan Kelancaran Pasokan Sapi Kurban hingga Kepulauan Mentawai
Dinas Peternakan Sumbar Pastikan Kelancaran Pasokan Sapi Kurban hingga Kepulauan Mentawai