Langkah Cemerlang Humas Seventeen: Mengubah Kekecewaan Menjadi Kebahagiaan

Langkah Cemerlang Humas Seventeen: Mengubah Kekecewaan Menjadi Kebahagiaan

Oktavia Ramadhani. (Foto: Dok. Pribadi)

Seventeen, boyband asal Korea Selatan yang telah mencuri hati jutaan penggemar di seluruh dunia, sedang mengalami momen penting dalam perjalanan gemilang mereka. Kesempatan untuk mengadakan konser di Nissan Stadium, Jepang, akhirnya menjadi kenyataan bagi mereka. Ini bukan hanya suatu pencapaian biasa; bagi para musisi, berhasil tampil di stadium terbesar di negeri Matahari Terbit ini adalah sebuah prestasi luar biasa yang sangat membanggakan. Namun, di tengah kegembiraan ini, ada rasa kekecewaan yang muncul dari penggemar Seventeen di Korea Selatan, yang sering disebut sebagai K-Carat.

Tanggal penyelenggaraan konser ini, yang bertepatan dengan tanggal anniversary grup, yaitu pada 26 Mei 2024, menjadi titik sensitif bagi K-Carat. Para penggemar ini menunjukkan kekecewaan mereka melalui berbagai platform media sosial seperti Twitter, TikTok, Instagram, dan bahkan Weverse, platform yang biasa digunakan Seventeen untuk berinteraksi dengan penggemar. Mereka merasa kecewa karena telah mendukung Seventeen sejak awal, dari titik nol hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang. Selain itu, tahun ini juga merupakan tahun terakhir bagi mereka untuk melihat Seventeen tampil dalam formasi lengkap 13 anggota, karena salah satu anggota, Jeonghan, akan menjalani wajib militer, diikuti oleh anggota lainnya dalam beberapa tahun mendatang.

Namun, sebagai contoh kelas dunia dalam manajemen hubungan publik, tim Humas Seventeen merespons kekecewaan ini dengan cepat dan efektif. Pada tanggal 8 Maret 2024, mereka mengorganisir "Follow Tour Again To Seoul" di Korea, memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi penggemar setia mereka. Inisiatif ini bukan hanya sebagai wujud apresiasi terhadap dukungan yang tak terbatas dari penggemar, tetapi juga sebagai bentuk pemahaman atas keinginan dan kebutuhan mereka. Tour ini tidak hanya menjadi sebuah konser, tetapi juga menjadi sebuah pengalaman emosional yang mengharukan bagi semua yang hadir.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen Seventeen untuk memperkuat ikatan mereka dengan penggemar, tidak hanya di Korea Selatan, tetapi juga di seluruh dunia. Dengan mendengarkan suara penggemar, Seventeen menunjukkan bahwa mereka memahami betapa pentingnya menjaga hubungan yang erat dengan basis penggemar mereka. Ini adalah langkah yang menunjukkan bahwa kesetiaan dan kebersamaan antara Seventeen dan penggemar mereka adalah sebuah nilai yang tak ternilai harganya dalam industri hiburan yang serba cepat dan berubah-ubah. Sebagai penggemar setia, kita dapat mengambil pelajaran berharga dari respons Seventeen terhadap situasi ini, mengingatkan kita bahwa hubungan yang kuat antara artis dan penggemar membutuhkan dedikasi, komunikasi, dan penghargaan yang saling berkelanjutan.

Konser "Follow Tour Again" dari Seventeen menjadi sebuah momen yang tak terlupakan bagi para penggemar mereka di Korea Selatan dan di seluruh dunia. Tidak hanya merupakan acara yang istimewa, tetapi juga diadakan dengan kemewahan yang mengagumkan. Para penggemar diundang untuk menikmati cruise party eksklusif di mana mereka dapat berdansa dan bersenang-senang sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan dari atas kapal. Selain itu, mereka juga disuguhkan pertunjukan spektakuler yang dipenuhi dengan kembang api yang mempesona, menghiasi langit-langit malam dengan gemerlap yang memukau.

Pada hari konser, antusiasme penggemar tidak hanya terbatas pada cruise party yang menyenangkan. Para penggemar juga disambut dengan pertunjukan drone yang indah dan menyentuh hati, di mana pesan-pesan penuh cinta dan rasa terima kasih dari Seventeen diproyeksikan di langit-langit, menciptakan momen yang mengharukan bagi semua yang hadir. Konser tersebut tidak hanya berlangsung sebagai sebuah pertunjukan, tetapi juga sebagai sebuah pengalaman emosional yang membangkitkan rasa cinta dan kebanggaan di antara penggemar yang setia.

Tidak hanya itu, Seventeen juga menunjukkan komitmennya untuk melibatkan penggemar di seluruh dunia dengan menyediakan siaran langsung bagi para Carat dari berbagai belahan dunia. Dengan demikian, tidak hanya penggemar di Korea Selatan yang merasa dihargai, tetapi juga penggemar dari berbagai negara yang merasakan keterlibatan yang sama. Langkah ini menunjukkan bahwa Seventeen memahami betapa pentingnya menjaga hubungan yang kuat dengan basis penggemar mereka, tidak hanya secara lokal, tetapi juga secara global.

Respons positif dari Seventeen terhadap umpan balik penggemar tidak hanya menjadi contoh dari bagaimana artis seharusnya berhubungan dengan penggemar mereka, tetapi juga sebuah pengingat bahwa kesetiaan dan kesabaran adalah kunci dalam membangun hubungan yang langgeng dalam industri hiburan yang berubah-ubah. Dengan mendengarkan, belajar, dan bertindak sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penggemar, Seventeen berhasil mengubah kekecewaan menjadi kebahagiaan yang mendalam.

Kehadiran konser "Follow Tour Again" bukan hanya merupakan sebuah acara hiburan, tetapi juga sebuah peristiwa penting yang menandai hubungan yang kuat dan erat antara Seventeen dan penggemar mereka. Ini adalah bukti nyata bahwa cinta dan kebersamaan adalah kekuatan yang tak terhentikan, dan ketika dua kekuatan ini bersatu, tak ada yang tidak mungkin. Sebagai penggemar setia, kita dapat mengambil pelajaran berharga dari bagaimana Seventeen menangani situasi ini dengan baik, mengingatkan kita bahwa hubungan yang kuat antara artis dan penggemar membutuhkan dedikasi, komunikasi, dan penghargaan yang saling berkelanjutan.

*Penulis: Oktavia Ramadhani (Mahasiswi Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas)

Tag:

Baca Juga

Peduli Bencana Tanah Datar, BM 3 Sumut Salurkan Bantuan dan Santunan
Peduli Bencana Tanah Datar, BM 3 Sumut Salurkan Bantuan dan Santunan
Ketua PPIH Embarkasi Padang, Mahyudin melakukan monitoring layanan di bidang konsumsi pada Jumat (24/5/2024).
Pastikan Layanan Ibadah Haji Lancar, Ketua PPIH Embarkasi Padang Lakukan Monitoring
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Ahmad Muzani Lelang Sapi untuk Bantu Korban Banjir Lahar Dingin Sumbar, Laku Rp 500 Juta
Koalisasi Masyarakat Pers Sumatra Barat (Sumbar) menolak revisi Undang-Undang Penyiaran (UU Penyiaran). Koalisi ini terdiri dari AJI
Berpotensi Hambat Kebebasan Pers, Koalisi Masyarakat Pers Sumbar Tolak Revisi UU Penyiaran
Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar acara pengukuhan lulusan PPG
119 Peserta Ikuti Pengukuhan Lulusan PPG UIN Imam Bonjol Padang
Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116
UIN Imam Bonjol Padang Gelar Upacara Bendera Hari Kebangkitan Nasional ke-116