Penyebab Kebakaran di Gunung Padang Menurut Pemerintah Kota

Penyebab Kebakaran di Gunung Padang Menurut Pemerintah Kota

Puing-puing "Landmark Padang Kota Tercinta" di Gunung Padang yang terbakar. (Foto: Rahmadi)

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menduga kebakaran “Landmark Padang Kota Tercinta” di Gunung Padang karena masalah arus pendek listrik. Kebakaran tersebut terjadi pada Sabtu (30/11/2019) subuh.

“Berdasarkan informasi dari Dinas PUPR yang meninjau langsung lokasi kebakaran, MCB utama (MCB PLN) langsung trip. Ini terlihat di semua huruf tagline mati lampu. Dugaan awal, ini akibat arus pendek listrik,” kata Humas Pemko Padang Edi Dharma dalam keterangan tertulis yang dilansir di akun resmi Pemko Padang.

Menurutnya, api mulai membakar di huruf “P” pada kata “PADANG”. “Berlanjut ke huruf “A”, “D”, “A” dan huruf “K”. Hanya huruf “N” dan “G” yang tersisa dari tulisan “PADANG”. Sedangkan tulisan “KOTA TERCINTA” hanya huruf “K” yang mengalami kebakaran.”

Kebakaran tersebut, menurutnya, telah dapat dipadamkan tim Damkar Kota Padang. Selain membakar beberapa huruf pada tagline yang jadi landmark Kota Padang itu, mengakibatkan kerusakan pada ACP dan Acrylic. Sementara, konstruksi baja masih utuh.

“Saat ini, tim PJU Dinas PUPR dan PLN sedang menghimpun data lapangan untuk mencari penyebab kebakaran lebih lanjut,” ujarnya.

Menurutnya, tagline “Padang Kota Tercinta” dalam waktu dekat akan segera diperbaiki seperti sediakala oleh Dinas PUPR. “Agar, tagline yang sudah menjadi ikon Kota Padang tersebut kembali menghiasi kawasan wisata Pantai Padang,” tuturnya. (*/SS)

Baca Juga

KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Salah Satu Penumpang Ketua MUI Sumbar
KMP Batumandi Terbakar di Pelabuhan Merak, Salah Satu Penumpang Ketua MUI Sumbar
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Asap Karhutla, Puskesmas di Padang Catat 428 Pasien ISPA Sejak Awal Oktober
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Tabrakan Truk di Sitinjau Lauik, Lalu Lintas Macet Panjang
Walikota Padang, Fadly Amran.
Mitigasi Banjir, Pemko Padang Kaji Ulang RTRW 
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Pembangunan Bronjong Penahan Banjir SMPN 41 Padang Dihentikan Sementara
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Asap Karhutla, Pemko Padang Perpanjang PJJ hingga Rabu 21 Oktober 2026