Lahan Semakin Sempit, Wali Kota Padang Ajak Warga Kelola Pertanian Kota

Lahan Semakin Sempit, Wali Kota Padang Ajak Warga Kelola Pertanian Kota

Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri seminar pertanian kota di Padang (Foto: MC Kota Padang)

Langgam.id – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengajak masyarakat untuk mengrlola pertanian kota, mengingat lah pertanian di daerah perkotaan kian hari semakin sempit seiring bertambahnya penduduk dan pertumbuhan perumahan serta pemukiman.

“Saat ini, permasalahan di Kota Padang, lah pertanian semakin menyusut,” ujarnya melalui rilis yang diterima Langgam.id, Senin (2/11/2019).

Mengatasi hal itu, kata Mahyeldi, butuh langkah cerdas, agar kebutuhan pangan di Kota Padang dapat tercukupi.

Dikatakannya, dalam kurun waktu sembilan tahun belakangan, pertumbuhan penduduk di Kota Padang sangat signifikan, angkanya mencapai satu juta jiwa hingga 2019, dan perumahan juga semakin sempit.

“Agar kita memiliki ketaahanan pangan, mari kita lakukan pertanian kota. Karena, kalau kita lihat, lahan pertanian semakin sempit, kebutuhan semakin tinggi,” jelasnya.

Pertanian Kota, kata Mahyeldi, yaitu memanfaatkan teknologi sebagai penunjang, sehingga panjang dapat tercapai secara maksimal.

“Selain itu, lahan sempit juga bisa memanfaatkan dengan bercocok tanam menggunakan polybag, hidroponik dan lainnya,” kata Mahyeldi.

Tidak hanya itu, menurut Mahyeldi, oemanfaatan potensi alam juga mnejaid langkah cerdas dalam mengatasi berkurangannya lah pertanian di kota serta turunnya komunitas pangan.

Dicontohkannya, seperti menggunakan tanaman sebaga pakai bagi ikan, ayam serta ternak lainnya. “Dengan begitu kebutuhan akan tercukupi,” ucapnya. (*/ZE)

Baca Juga

Luas lahan sawah di Kota Padang mengalami penurunan signifikan. Dari total 4.341 hektare lahan sawah yang tersedia, hingga tahun 2030 hanya
Momen HUT ke-81 RI, Pakar Pertanian Ungkap Petani Masih Terpinggirkan
Djoni, Penggagas Sawah Pokok Murah Terima Penghargaan di Momen HUT ke-81 RI
Djoni, Penggagas Sawah Pokok Murah Terima Penghargaan di Momen HUT ke-81 RI
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Unand Hadirkan Pompa Irigasi Tenaga Surya untuk Petani Bawang di Alahan Panjang
Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Unand Hadirkan Pompa Irigasi Tenaga Surya untuk Petani Bawang di Alahan Panjang
Rehabilitasi Pertanian di Sumbar, Pemerintah Pusat Alokasikan Rp455 Miliar
Rehabilitasi Pertanian di Sumbar, Pemerintah Pusat Alokasikan Rp455 Miliar
Sinergi Kearifan Lokal, Inovasi Teknologi, dan Hilirisasi: SINTETA 2025 FATETA Unand Dorong Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan Pertanian Indonesia
Sinergi Kearifan Lokal, Inovasi Teknologi, dan Hilirisasi: SINTETA 2025 FATETA Unand Dorong Ketahanan Pangan dan Keberlanjutan Pertanian Indonesia
Kritik Program Pertanian Mahyeldi-Vasko, BEM Unand: Nilai A-, A untuk Gaya Minus untuk Kinerja
Kritik Program Pertanian Mahyeldi-Vasko, BEM Unand: Nilai A-, A untuk Gaya Minus untuk Kinerja