Langgam.id – Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari mencatat laba tahun berjalan sebesar Rp224,62 miliar sepanjang 2025. Angka tersebut tumbuh 15,43 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan meningkatnya kinerja bisnis syariah Bank Nagari. Salah satunya terlihat dari pembiayaan yang tumbuh 14,66 persen secara tahunan menjadi Rp4,63 triliun.
Sementara itu, aset UUS Bank Nagari mencapai Rp6,49 triliun atau tumbuh 6,26 persen. Dana pihak ketiga (DPK) juga meningkat 3,62 persen menjadi Rp4,91 triliun.
Dari sisi pendapatan, pendapatan dari penyaluran dana tumbuh 23,49 persen menjadi Rp523,55 miliar. Sedangkan pendapatan setelah distribusi bagi hasil mencapai Rp319,42 miliar, meningkat 18,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kinerja tersebut turut dibarengi dengan kualitas pembiayaan yang tetap terjaga. Non-Performing Financing (NPF) UUS Bank Nagari tercatat 1,96 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri UUS sebesar 2,09 persen.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli mengatakan, pertumbuhan tersebut merupakan hasil konsistensi seluruh jajaran dalam mengembangkan bisnis syariah secara berkelanjutan.
“Pencapaian ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja dan komitmen seluruh insan Bank Nagari dalam mengembangkan bisnis syariah. Bagi kami, penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat kepercayaan masyarakat dan menghadirkan solusi perbankan syariah yang semakin relevan,” ujar Hafid.
Selain pertumbuhan laba, UUS Bank Nagari juga mencatat efisiensi yang cukup baik. Rasio BO/PO berada pada level 59,92 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata industri UUS yang mencapai 69,78 persen.
Menurut Hafid, pertumbuhan UUS Bank Nagari ke depan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan skala bisnis, tetapi juga memperkuat kualitas pembiayaan, penghimpunan dana dan efisiensi.
“Ke depan, kami akan terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan syariah, memperkuat sinergi dengan berbagai pihak serta menghadirkan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha,” katanya.
Kinerja tersebut turut mengantarkan UUS Bank Nagari meraih peringkat pertama dengan predikat “Sangat Bagus” dalam Rating 260 Institusi Keuangan Syariah 2026 yang diselenggarakan Majalah Infobank.
Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori UUS dengan aset Rp5 triliun hingga di bawah Rp10 triliun. UUS Bank Nagari memperoleh skor 93,45 persen, meningkat dari rating sebelumnya yang berada pada angka 90,30 persen.
Capaian tersebut memperkuat posisi UUS Bank Nagari sebagai salah satu unit usaha syariah dengan kinerja kompetitif di tingkat nasional.
Bank Nagari menyatakan akan terus mendorong pengembangan layanan perbankan syariah dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, sehingga pertumbuhan bisnis dapat berlangsung sehat dan berkelanjutan. (HER)




