Kurangi Genangan Air, Pemko Padang Ajak Warga Pasang Biopori

Kurangi Genangan Air, Pemko Padang Ajak Warga Pasang Biopori

Pemasangan biopori di lapangan upacara di Balaikota Padang Aie Pacah. (Foto: Kominfo Padang)

Langgam.id – Sebagai upaya mengurangi genangan air yang terjadi pada saat hujan lebat, Pemerintah Kota Padang melakukan pemasangan biopori. Pemasangan biopori dilakukan di Lapangan Upacara Balaikota Aia Pacah.

Terlihat ketika pemasangan itu, Wali Kota Padang Hendri Septa beserta Wakil Wali Kota Ekos Albar menanam biopori di lapangan tersebut. Begitu juga unsur Forkopimda ikut memasang biopori.

Kasatpol PP Kota Padang, Mursalim menyebutkan bahwa biopori merupakan lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah. Lubang biopori berfungsi sebagai lubang resapan dan dibuat dengan tujuan untuk mengatasi genangan air.

“Selama ini jika terjadi curah hujan yang tinggi dan lama, sebagian besar air masuk ke dalam got dan langsung ke sungai. Tidak banyak air yang meresap ke dalam tanah,” jelasnya, dikutip Jumat (21/7/2023).

Dikatakan Mursalim, ketika hujan bersamaan dengan terjadinya air pasang, air di sungai justru tidak mengalir ke laut. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir di Kota Padang. Apalagi ada sebagian wilayah Kota Padang yang berada di bawah permukaan laut.

Lebih lanjut dijelaskan Mursalim, pemasangan biopori sebagai salah satu upaya Pemerintah Kota Padang melalui Satpol PP untuk memberikan perlindungan masyarakat agar tidak terjadi banjir ketika hujan dengan curah yang tinggi dan dalam waktu yang lama.

“Salah satu cara mengatasi banjir adalah dengan memperbanyak sumur resapan terutama di daerah yang terendam air ketika hujan. Cara membuat sumur resapan tersebut salah satunya dengan membuat biopori,” terangnya.

Mursalim juga menjelaskan cara kerja biopori dengan meningkatkan daya resap tanah. Biopori dibuat dengan melubangi tanah dan menimbunnya dengan menggunakan sampah organik.

“Penggunaan sampah organik bertujuan untuk menghasilkan kompos. Selain itu, sampah organik yang digunakan untuk menimbun lubang biopori juga bermanfaat untuk menghidupi fauna tanah,” jelasnya.

Mursalim mengajak seluruh warga kota untuk membuat biopori. Apalagi kini air yang jatuh dari langit tidak semuanya teresap di tanah.

“Kami mengajak warga untuk memulai membuat biopori agar air dapat meresap ke tanah,” ajak Kasatpol PP Padang itu. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat terdampak bencana alam di Sumatra Barat terus menunjukkan kemajuan. Pembuatan sumur bor
16 Titik Sumur Bor di Sumbar Rampung, Warga Kembali Nikmati Air Bersih
Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Ikut Mengundurkan Diri
Wakil Ketua OJK Mirza Adityaswara Ikut Mengundurkan Diri
Pembangunan Huntap dengan Sepablock PT Semen Padang, Ketua KADIN Sumbar: Target Selesai 30 Hari
Pembangunan Huntap dengan Sepablock PT Semen Padang, Ketua KADIN Sumbar: Target Selesai 30 Hari
Dari Dana Pusat Rp400 Miliar, IPA Baru Gunung Pangilun Ditarget Rampung 2027
Dari Dana Pusat Rp400 Miliar, IPA Baru Gunung Pangilun Ditarget Rampung 2027
Gubernur Mahyeldi Resmikan Poliklinik Eksekutif dan Layanan Kemoterapi Modern RSUD Achmad Muchtar
Gubernur Mahyeldi Resmikan Poliklinik Eksekutif dan Layanan Kemoterapi Modern RSUD Achmad Muchtar
Bangun 10 Huntap di Kampung Talang, KADIN Gunakan Sepablock dari Semen Padang
Bangun 10 Huntap di Kampung Talang, KADIN Gunakan Sepablock dari Semen Padang