Kuota Solar untuk Sumbar Dikurangi, Pengguna Diminta Patuhi Regulasi

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pemerintah meminta agar pengendara atau pengguna Solar mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.

Ilustrasi - Polisi memeriksa Dump Truk bermuatan BBM Solar delapan ton yang akan dibawa ke Kerinci. (Foto: Dok. TribrataNews)

Berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Pemerintah meminta agar pengendara atau pengguna Solar mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.

Langgam.id – Akibat kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar bersubsidi untuk Sumatra Barat (Sumbar) dan daerah lainnya di Indonesia dikurangi, pemerintah meminta agar pengendara atau pengguna Solar mematuhi regulasi yang telah ditetapkan.

Kepala Dinas (Kadis) Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar, Herry Martinus meminta agar pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan masyarakat mematuhi regulasi yang ada.

Bahkan, Herry menminta, agar tidak ada pihak yang bermain di situasi sulit ini.

Saat ini, jelas Herry, gubernur telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang pengendalian pendistribusian jenis bahan bakar tertentu (JBT) solar bersubsidi di Sumbar.

Supaya situasi di lapangan dapat berjalan sesuai regulasi, sebut Herry, Dinas ESDM tengah melakukan upaya pengawasan bersama aparat penegak hukum. “Kita akan melakukan shock terapi di lapangan bersama kepolisian,” ungkapnya.

Menurut Herry, ia juga sudah menerima informasi bahwa ada pihak yang berupaya mengakali aturan yang ada. “Sudah ada laporan, kita harus membuktikan secara konkrit. Harus ada bukti, dan saat ini sudah kerja sama dengan Direskrim Polda,” katanya.

Sulitnya solar di Sumbar, lanjut Herry, masih bisa diantisipasi. Sebab, dengan kuota yang ada, Herry menilai kebutuhan solar untuk dalam daerah masih tercukupi.

Diberitakan sebelumnya, bahwa tahun 2022 terjadi penurunan kuota Solar bersubsidi untuk Sumbar dari tahun sebelumnya. Tahun 2021, BPH Migas menjatah Sumbar 500 ribu kiloliter lebih, dan tahun ini dikurangi, sehingga menjadi 411.241 kiloliter.

Dengan kuota 411.241 kiloliter untuk tahun 2022 itu, Herry menyebut, per hari ada 1.100 kiloliter yang disebar ke seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

Baca juga: Kata Kadis ESDM Soal Kelangkaan Solar di Sumbar

“Kuota ini mencukupi jika penyaluran solar bersubsidi tepat sasaran,” katanya.

—

Dapatkan update berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini dari Langgam.id. Mari bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update, caranya klik https://t.me/langgamid, kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Juga

Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Porprov Sumbar Resmi Dihelat Usai Vakum 8 Tahun
Kampus Universitas Fort de Kock Bukittinggi
Breaking News! 8 Anggota Satpol PP Bukittinggi Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan di Kampus Fort de Kock
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kalau Memang Butuh, Mengapa Harus Lewat Sini? Menguji Spatial Rationale Tol Padang–Pekanbaru
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Decky Irmawan. (Langgam.id/ Ghaffar Ramdi)
Sumbar Kerap Diguyur Hujan, BMKG Ungkap Peran Lereng dan Pegunungan
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Kemenag Ajukan Perbaikan Empat Rumah Ibadah Terdampak Galodo Solok
Sisa lumpur galodo di sejumlah rumah warga di Arusoka, Kabupaten Solok, Rabu (23/9/2026)/ Ghafar.
Kalang Kabut Para Pedagang Menyelamatkan Nyawa dari Arus Galodo Solok