Kuliah Umum di UIN IB Padang, Cak Imin Bicara Tekad Prabowo Wujudkan Indonesia Mandiri

Kuliah Umum di UIN IB Padang, Cak Imin Bicara Tekad Prabowo Wujudkan Indonesia Mandiri

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar. (Foto: Wikipedia)

Langgam.id – Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memberikan kuliah umum dalam kegiatan pembekalan dan pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Imam Bonjol Padang periode ke-52 tahun 2026, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Cak Imin menekankan pentingnya membangun kemandirian bangsa di tengah ketidakpastian kondisi global. 

“Indonesia harus mampu menjadi pusat peradaban yang melahirkan gagasan dan teori-teori baru melalui pembangunan yang bertumpu pada kekuatan sendiri,” katanya di hadapan mahasiswa. 

Baca juga: Cak Imin Singgung Korupsi BGN di Hadapan Mahasiswa UIN IB Padang, Ingatkan Bahaya Abaikan Kaidah Keilmuan

Ia menyampaikan, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki tekad untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri dan tidak terus-menerus bergantung pada dinamika ekonomi global yang tidak menentu.

“Bangsa ini harus mandiri dan berdiri di atas kaki sendiri. Kita tidak boleh terus bergantung pada konstelasi global yang tidak pernah pasti,” ujarnya.

Menurutnya, ketergantungan terhadap nilai tukar dolar maupun perdagangan global dapat menghambat upaya Indonesia menjadi kekuatan ekonomi yang tangguh. 

“Karena itu, pembangunan harus dimulai dari dalam negeri dengan memperkuat berbagai sektor strategis yang mampu menopang kemandirian nasional,” ungkapnya.

Cak Imin berharap, UIN Imam Bonjol Padang mampu mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul, baik dari sisi keilmuan maupun karakter kepemimpinan.

Ia menilai lulusan UIN Imam Bonjol harus mampu menjadi pemimpin yang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga ekonomi, sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya berharap lulusan-lulusan UIN benar-benar menjadi pemimpin yang siap memberikan kontribusi bagi kemandirian bangsa, baik secara agama, ekonomi, sosial, budaya maupun pemberdayaan masyarakat,” tuturnya.

Cak Imin mengingatkan para akademisi, mahasiswa, maupun para pemangku kebijakan agar menjadikan ilmu pengetahuan sebagai pijakan utama dalam mengambil keputusan. Ia menilai pembangunan akan kehilangan arah apabila ilmu pengetahuan tidak dijadikan rujukan.

“Kita membutuhkan kampus yang berdiri di atas ilmu pengetahuan. Bangsa ini akan berjalan lurus jika pijakannya adalah ilmu pengetahuan. Para pejabat juga harus kembali menjadikan ilmu pengetahuan sebagai rujukan dalam setiap kebijakan,” tegasnya. (WAN) 

Baca Juga

Kasus Dugaan Korupsi kampus III UIN Imam Bonjol Padang Segera Disidang
Kasus Dugaan Korupsi kampus III UIN Imam Bonjol Padang Segera Disidang
UIN IB Padang
Rektor UIN IB Padang Ambil Bagian dalam Penguatan Strategi PTKIN Menuju Daya Saing Global
UIN IB Padang Perkuat Jejaring Global Lewat AICEIS
UIN IB Padang Perkuat Jejaring Global Lewat AICEIS
Wujudkan Kampus Hijau, UIN IB Padang Perkuat Sinergi dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol 
Wujudkan Kampus Hijau, UIN IB Padang Perkuat Sinergi dengan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol 
UIN IB Padang
UIN IB Padang Lepas Empat Mahasiswa MBS Magang Internasional ke Jepang
Jangan Menjadi Da'i "Latah"
Jangan Menjadi Da’i “Latah”