Kualitas Udara Padang Masuk Kategori Berbahaya, PM2.5 Capai 332

Beberapa pekan belakangan ini, Kota Padang diselimuti kabut asap. Akan tetapi pada Selasa, terjadi perbaikan kualias udara di Kota Padang

Ilustrasi masker. [foto: pixabay]

Langgam.id — Kualitas udara Kota Padang masuk kategori berbahaya pada Selasa (8/9/2026) malam. Kondisi tersebut dipicu tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara.

Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatra Barat, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kota Padang mencapai 332 sekitar pukul 20.00 WIB.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Sumatra Barat, Desrizal, mengatakan parameter kritis dalam pemantauan tersebut adalah PM2.5.

“Berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara sekitar pukul 20.00 WIB, nilai ISPU adalah 332 dengan parameter kritis PM2.5. Kualitas udara Kota Padang berada pada kategori berbahaya,” katanya.

Desrizal menjelaskan, konsentrasi PM2.5 terendah pada Selasa tercatat 102 pada pukul 08.00 WIB.

Namun, konsentrasi PM2.5 mulai meningkat sejak pukul 10.00 WIB dan terus mengalami kenaikan hingga malam hari.

“Peningkatan PM2.5 mencapai 220 mulai terjadi sejak pukul 15.00 WIB dengan kategori sangat tidak sehat,” ujarnya.

Kondisi tersebut terus memburuk. Pada pukul 19.00 WIB, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 310.

Menurut Desrizal, kondisi kualitas udara tersebut perlu menjadi perhatian masyarakat. Warga diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan paparan polusi udara.

“Masyarakat diimbau menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pagi hingga malam hari,” katanya.

DLH juga mengimbau masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan ketika kualitas udara memburuk. Jendela dan pintu rumah disarankan tetap tertutup untuk mengurangi masuknya udara tercemar.

“Jika harus keluar rumah, masyarakat dianjurkan menggunakan masker N95 atau KN95,” katanya. (HER)

Tag:

Baca Juga

Meski sempat diguyur hujan beberapa hari yang lalu, namun saat ini kondisi Kota Padang kembali diselimuti kabut tebal. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyebu
Sempat Membaik, Kabut Asap Kembali Selimuti Sejumlah Daerah di Dharmasraya
Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang
Hotspot di Dharmasraya Terpantau Nihil, Kabut Asap Diduga Kiriman dari Daerah Lain
Langgam.id-cerah berawan
Kualitas Udara Kota Padang dan Padang Pariaman Berada di Level Sedang
Porprov Sumbar 2026 akan dihelat dari tanggal 2-14 Oktober 2026.
Kabut Asap Mengintai Porprov Sumbar, Guru Besar Unand Ingatkan Kesehatan Atlet
Ilustrasi CFD di Padang. (Dok. Langgam.id)
CFD Padang Ditunda Lagi, Kualitas Udara Masih Terdampak Kabut Asap
Pagi Ini, Udara Padang dan Padang Pariaman Masuk Kategori Tidak Sehat
Pagi Ini, Udara Padang dan Padang Pariaman Masuk Kategori Tidak Sehat