KPPU Panggil 7 Maskapai Terkait Kenaikan Harga Tiket Jelang Lebaran

Tiket pesawat dari Padang menuju Jakarta usai Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah hingga 1 Mei 2023 habis terjual. Tiket pesawat untuk tujuan

Lion Air merupakan salah satu maskapai yang melayani penerbangan Padang-Jakarta. [foto: Angkasa Pura 2]

Langgam.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menjadwalkan pemanggilan 7 maskapai penerbangan terkait kenaikan harga tiket pesawat yang melonjak menjelang Lebaran 2024.

Anggota KPPU, Gopprera Panggabean, menjelaskan bahwa KPPU akan mengumpulkan informasi terkait kenaikan harga tiket pesawat untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran persaingan usaha.

“KPPU akan menilai apakah kenaikan harga tiket disebabkan adanya kenaikan permintaan, kenaikan harga avtur, perubahan nilai tukar rupiah dan atau harga komponen biaya lainnya yang menyebabkan perubahan total biaya operasi maskapai penerbangan atau dikarenakan adanya dugaan perilaku anti persaingan yang dilakukan oleh perusahaan maskapai penerbangan,” jelas Gopprera, dalam keterangan resmi, Kamis (28/3/2024).

KPPU juga akan menyelidiki apakah maskapai melakukan kesepakatan untuk menaikkan harga tiket secara bersama-sama, meskipun tidak secara eksplisit.

“Kesepakatan atau koordinasi antar maskapai dalam menjual subclass harga tiket pesawat yang mendekati tarif batas atas namun tidak melewati melewati tarif batas atas, atau bersama-sama tidak menjual atau menawarkan subclass harga tiket murah, atau menawarkan subclass harga tiket murah namun dengan jumlah yang sangat sedikit, juga dapat diduga mengarah pada pelanggaran UU No. 5 Tahun 1999,” tegas Gopprera.

Sebelumnya, KPPU telah memenangkan perkara kartel harga tiket pesawat pada tahun 2020. Dalam putusan tersebut, KPPU menemukan bukti bahwa ketujuh maskapai yang dipanggil telah melakukan berbagai kesepakatan untuk menaikkan harga tiket.

KPPU akan berhati-hati dalam menilai penyebab kenaikan harga tiket saat ini. KPPU juga akan meminta informasi dari asosiasi terkait dan agen perjalanan untuk mendapatkan informasi terkait kebijakan yang dibuat ketujuh maskapai penerbangan. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Menyorot Fenomena Korean Wave di Indonesia
Menyorot Fenomena Korean Wave di Indonesia
Kecelakaan Tunggal di Malalak, Kapolda Sumbar Minta Sopir Bus ALS Serahkan Diri
Kecelakaan Tunggal di Malalak, Kapolda Sumbar Minta Sopir Bus ALS Serahkan Diri
Halal Bihalal Bersama Anak Panti Asuhan, Ketua LK2S Ny. Genny Apresiasi DWP Dinsos Padang
Halal Bihalal Bersama Anak Panti Asuhan, Ketua LK2S Ny. Genny Apresiasi DWP Dinsos Padang
Jabatan Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah merangkap tugas Pjs Direktur Utama (Dirut) dan seluruh Direksi Bank Nagari,
Bank Nagari Klaim Selama Libur Lebaran Layanan Perbankan Berjalan Baik dan Lancar
Amazing Grace Production dan Yayasan Rumah Film Indonesia (YARFI) bekerja sama dengan BNN RI sedang mempromosikan film baru
Promosikan Start Up Never Give Up, Ricky Yanuarfi: Film Ini Selaras dengan Tujuan BNN RI
Inspeksi Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Temukan Kendaraan Dinas Tak Layak Jalan
Inspeksi Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Temukan Kendaraan Dinas Tak Layak Jalan