Kodim Limapuluh Kota Tangkap Orang Mengaku Anggota BIN dan TNI, Serahkan ke Polisi

pembunuh gadis

Ilustrasi - penangkapan. (Foto: pixabay.com)

Langgam.id – Unit intel Kodim 0306 Limapuluh Kota menangkap seorang pria berinisial AS karena ketahuan mengaku sebagai anggota Badan Intelijen Negara (BIN) yang ternyata gadungan.

Pria 43 tahun ini diketahui diamankan di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Menurut Komandan Kodim 0306 Limapuluh Kota, Letkol Infanteri Mochammad Denny Nur Cahyono, penangkapan AS berawal dari laporan masyarakat. Selain anggota BIN, AS juga mengaku sebagai personel TNI.

“Dia mengaku anggota BIN, Polisi, TNI dari Kodam I Bukit Barisan dan wartawan juga,” ujar Denny saat dihubungi langgam.id, Jumat (25/11/2022).

Denny menyebutkan, motif AS mengaku sebagai aparat untuk melakukan pemalakan atau sejenis pungutan liar. Dari penangkapan ini disita sejumlah barang bukti.

“Jadi motifnya menekan masyarakat untuk mengambil keuntungan. Yang jelas seperti pemalakan, pungutan liar,” katanya.

Keberadaan AS terdeteksi ketika itu berada di rumah salah seorang warga. Denny mengungkapkan, dari laporan warga itu tim kemudian melakukan penggrebekan.

“Diamankan di rumah warga, lagi mau malak orang. Dalam mobilnya banyak kartu identitas ditemukan. Ada juga kaos Kodam, topi polisi dan TNI,” jelasnya.

Usai mengamankan AS dan menyita sejumlah barang bukti, yang bersangkutan kemudian diserahkan ke Polres Payakumbuh. Saat ini, AS dalam pemeriksaan pihak kepolisian. (*/SS)

Baca Juga

Ilustrasi
Siswi SD Negeri 33 Rawang Padang Meninggal Dunia, Diduga Korban Perundungan
Wanita di Pasaman Dipersekusi
Polwan Polda Sumbar Diduga Alami Pelecehan Seksual, Pelaku Perwira Pangkat AKBP 
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Respons Wali Kota Bukittinggi usai Dipolisikan di Polemik Lahan Universitas Fort De Kock
Rumah gadang agam terbakar
Pasutri Meninggal Saat Kebakaran di Padang Pariaman, Jasad Ditemukan dalam Kamar
Ilustrasi kebakaran
Kebakaran Pasar Kayu Tanam, 15 Toko Hangus Dilalap Api
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan bahwa penanganan dampak bencana hidrometeorologi tidak boleh dibebankan
Gubernur Layangkan Teguran untuk 12 Kabupaten/Kota, Susun Perkada Tanpa Fasilitasi Pemprov