KKN Tematik Unand Mengadakan Penyuluhan akan Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN 20 Selayo dan SDN 15 Selayo

Oleh: Afria Yogi Derka

PalantaLanggam – Siswa-siswi SDN 20 Selayo dan SDN 15 Selayo melakukan Sikat Gigi Bersama (Sigiber) dengan Mahasiswa KKN Tematik Unand.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Andalas di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rahmi Awalina, S.TP, MP mengadakan penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut di SDN 20 Selayo dan SDN 15 Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Kegiatan ini diadakan pada Selasa, 23 Januari 2024 di SDN 20 Selayo dan Rabu, 24 Januari di SDN 15 Selayo. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 1, 2, dan 3 di kedua Sekolah Dasar tersebut.

Ketua Pelaksana kegiatan penyuluhan ini adalah Afria Yogi Derka yang juga merupakan mahasiswa Kedokteran Gigi di Universitas Andalas. Ketua pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi Sekolah Dasar akan pentingnya menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut sejak usia dini. Hal ini juga dikarenakan anak usia dini adalah usia yang memerlukan bimbingan akan pentingnya menjaga kesehatan termasuk kesehatan gigi dan mulut.

Penyuluhan ini dilakukan kepada anak usia dini karena anak usia tersebut rawan akan terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut, salah satunya gigi berlubang (karies). Sebagaimana yang diungkapkan Sekjen Kemkes, Oscar Primadi bahwa “prevalensi gigi berlubang pada anak usia dini masih sangat tinggi yaitu 93%. Artinya, hanya 7% anak anak yang tidak memiliki masalah dengan karies gigi.”

Dari ungkapan Sekjen Kemkes tersebut, diketahui bahwa anak usia dini mengalami masalah dalam kesehatan gigi dan mulutnya yaitu dengan adanya gigi berlubang. Gigi berlubang ini dapat menyebabkan nyeri pada gigi dan bengkak yang akan membuat anak sulit dalam mengunyah makanan yang nantinya dapat menyebabkan turunnya nafsu makan anak sehingga juga akan dapat menimbulkan masalah dalam sistem pencernaan anak tersebut.

Hal ini akan berpengaruh buruk pada generasi bangsa Indonesia dimana anak-anak bangsa telah mengalami masalah kesehatan sejak dini.

Kegiatan ini diawali dengan penyampaian materi penyuluhan oleh mahasiswa KKN dan diakhiri dengan sikat gigi bersama dengan siswa-siswi Sekolah Dasar. Kegiatan ini juga dibersamai oleh pihak Puskesmas Selayo yaitu drg. Nani Darmayanti .

Siswa-siswi Sekolah Dasar sangat antusias mengikuti kegiatan ini, hal ini dilihat dari semangat siswa-siswi membawa sikat gigi untuk mengikuti kegiatan ini. Kegiatan dilakukan dilapangan masing-masing sekolah dan berjalan dengan lancar. Siswa-siswi mengikuti dengan baik arahan dalam menyikat gigi yang baik dan benar.

Kepala Sekolah SDN 20 Selayo ibu Nofra Yenita, S.Pd dan Kepala Sekolah SDN 15 Selayo ibu Rita Siska,S.Pd mengucapkan terimakasih karena telah mengadakan kegiatan penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut. Beliau berharap dengan diadakan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan siswa-siswi akan pentingnya menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut sehingga anak usia dini dapat terhindar dari berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut.

Tag:

Baca Juga

Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026
Pembangunan Ratusan Huntap Pascabencana di Padang Dimulai September 2026
Pemulihan Pascabencana, Pemprov Sumbar Optimalkan Tambahan TKD Rp534 Miliar
Pemulihan Pascabencana, Pemprov Sumbar Optimalkan Tambahan TKD Rp534 Miliar
Gangguan Layanan Air PDAM Padang Diperkirakan Berlangsung Sebulan
Gangguan Layanan Air PDAM Padang Diperkirakan Berlangsung Sebulan
Warga di Huntara Kapalo Koto Dipindahkan ke Huntap Sungkai, 225 Unit Bakal Dibangun
Warga di Huntara Kapalo Koto Dipindahkan ke Huntap Sungkai, 225 Unit Bakal Dibangun
PDAM Padang Perbaiki Instalasi Air, Kawasan Ini Alami Gangguan Layanan
PDAM Padang Perbaiki Instalasi Air, Kawasan Ini Alami Gangguan Layanan
Jalur Lembah Anai akhirnya bisa dilewati oleh kendaraan roda empat (minibus) mulai Selasa (16/12/2025). Hal itu diketahui dari postingan
Bangun Sistem, Bukan Sekadar Infrastruktur: Solusi Jangka Panjang Kemacetan Padang-Bukittinggi