Ketua MWA Minta Rektor Terpilih Unand Perkuat Pengembangan Sektor Kesehatan

Ketua MWA Minta Rektor Terpilih Unand Perkuat Pengembangan Sektor Kesehatan

Ketua MWA Unand Sakti Wahyu Trenggono. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id - Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Andalas (Unand) Sakti Wahyu Trenggono mengingatkan rektor terpilih di kampus tersebut untuk memperkuat pengembangan sektor kesehatan dan pangan.

Menurutnya, Unand sebagai kampus tertua di Pulau Sumatra memiliki keunggulan di bidang kesehatan, di mana Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi menjadi rujukan bagi industri dan stakeholder lainnya.

"Unand harus mengejar core competence. Utamanya saya sarankan di sektor kesehatan dan pangan," kata Sakti Wahyu Trengggono, Selasa (31/10/2023).

Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut menjelaskan penguatan dua sektor tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, saat ini negara di dunia sedang gencar menguatkan bidang pangan dan kesehatan.

Apalagi industri kesehatan Indonesia masih didominasi produk impor. Hal ini, imbuhnya, menjadi kesempatan bagi Unand untuk mengambil posisi dan memanfaatkan peluang yang ada. Apalagi Sumbar juga kaya bahan baku terkait sektor pertanian dan pangan.

Adapun,

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Andalas Dr. Efa Yonnedi, SE. Ak MPP terpilih menjadi Rektor Unand periode 2023-2028 dalam pemilihan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) di Convention Hall, Kampus Limau Manis, Selasa (31/10/2023).

Efa berhasil meraih suara terbanyak dengan 20 suara dari total 25 suara MWA yang diperebutkan.

Sedangkan dua calon rektor lainnya yaitu Prof. Dr. Apt. Fatma Sri Wahyuni meraih 3 suara, dan Prof. Dr. Ikhwana Elfitri meraih 2 suara.

Proses pemilihan oleh MWA dipimpin langsung oleh Ketua MWA Sakti Wahyu Trenggono, serta perwakilan Mendikbud yakni Dirjen Dikti Prof. Dr. Nizam.

Sebanyak 17 Anggota MWA hadir dalam pemilihan itu termasuk dari perwakilan tokoh masyarakat Mantan Wamen ESDM Arcandra Thahar dan Mantan Kepala BNPT Komjen Pol Suhardi Alius.

"Proses pemilihan sudah kita lakukan dalam rapat tertutup tadi. Dan hasilnya sudah ada, saya harapkan hasil ini merupakan yang terbaik untuk kemajuan Unand ke depan," kata Sakti Wahyu Trenggono usai pemilihan.

Sebelumnya, Efa Yonnedi maju dengan bermodalkan pengalaman lebih 12 tahun di dunia usaha/dunia industri dan sukses memimpin FEB Unand.

Ia menjabat Komisaris Independen Bank Nagari periode 2008-2012, dan Komisaris Utama Bank Nagari 2012-2016. Kemudian menjabat Komisaris Utama Askrida sejak 2018 hingga sekarang.

Di kampus, pria kelahiran Jopang, 2 Mei 1972 itu pernah menjabat Ketua Jurusan Akuntasi 2016-2020, dan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis periode 2020-2024.

Ia menamatkan studi sarjana akuntansi dari Universitas Andalas, studi master dari Monash University, Melbourne Australia, dan studi doktoral dari University of Manchester, Inggris. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Menyorot Fenomena Korean Wave di Indonesia
Menyorot Fenomena Korean Wave di Indonesia
Kecelakaan Tunggal di Malalak, Kapolda Sumbar Minta Sopir Bus ALS Serahkan Diri
Kecelakaan Tunggal di Malalak, Kapolda Sumbar Minta Sopir Bus ALS Serahkan Diri
Halal Bihalal Bersama Anak Panti Asuhan, Ketua LK2S Ny. Genny Apresiasi DWP Dinsos Padang
Halal Bihalal Bersama Anak Panti Asuhan, Ketua LK2S Ny. Genny Apresiasi DWP Dinsos Padang
Jabatan Gusti Chandra sebagai Direktur Kredit dan Syariah merangkap tugas Pjs Direktur Utama (Dirut) dan seluruh Direksi Bank Nagari,
Bank Nagari Klaim Selama Libur Lebaran Layanan Perbankan Berjalan Baik dan Lancar
Amazing Grace Production dan Yayasan Rumah Film Indonesia (YARFI) bekerja sama dengan BNN RI sedang mempromosikan film baru
Promosikan Start Up Never Give Up, Ricky Yanuarfi: Film Ini Selaras dengan Tujuan BNN RI
Inspeksi Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Temukan Kendaraan Dinas Tak Layak Jalan
Inspeksi Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Temukan Kendaraan Dinas Tak Layak Jalan