Ketua DPP Solok Saiyo Sakato (S3) Firdaus Umar Meninggal Dunia

Ketua DPP Solok Saiyo Sakato (S3) Firdaus Umar Meninggal Dunia

Firdaus Oemar (Foto; facebook Ayani Firdaus)

Langgam.id-Ketua DPP Solok Saiyo Sakato (S3) Firdaus Umar meninggal dunia. Ketua organisasi perantau Solok itu meninggal dalam usia 84 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (18/11/2021) pukul 14.59 WIB.

Informasi dan ucapan duka atas berpulangnya Firdaus Oemar Datuk Maradjo beredar di sejumlah media sosial dan WhatsApp grup.

Salah satunya dari Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Sumatra Barat (Sumbar) Jasman Rizal.

Jasman mengatakan, atas nama pribadi dan keluarga ikut merasakan duka cita yang mendalam atas wafatnya warga Minangkabau di Jakarta bapak H. Firdaus Oemar yang juga Ketua DPP Solok Saiyo Sakato (S3).

“Saya bersaksi, bahwa beliau adalah orang baik. Semoga di ampuni dosa2 nya diterima segala amal nya dan ditempatkan,” katanya Jumat (19/11/2021).

Almarhum meninggalkan seorang istri, 4 anak dan 7 cucu. Jenazah disemayamkan dirumah duka Jakarta Timur dan akan dimakamkan di Pekaman Tanah Kusir Jumat (19/11/2021) siang.

Diketahui, Firadaus Oemar aktif di organisasi perantau. Selain itu, ia juga tokoh yang aktif menggerakkan literasi Sebagai ketua Yayasan Gemar Membaca Indonesia (Yagemi). (Rahmadi)

Baca Juga

Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Alasan 14 KONI Minta Jadwal Porprov Diundur, Tunggu Anggaran Diketok
Pelatih Semen Padang Fc Nil Maizar
Semen Padang Fc Pede Curi Poin Saat Jamu PSIS Semarang 
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Viral Warga di Maninjau Lewati Arus Sungai Akibat Jembatan Rusak
Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
Menyorot Tambang Emas Ilegal yang Merusak Bentaran Alam Pasaman Barat
Benarkah Uang Daerah Mengendap?
Benarkah Uang Daerah Mengendap?
Sejumlah siswa TK dan SD di Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam diduga keracunan setelah makan MBG
Kasus Keracunan Siswa di Sumbar Berulang, PBHI Sumbar Desak MBG Dievaluasi Total