Kesaksian Siswa: Detik-detik Sebelum Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang

Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).

Suasana proses belajar mengajar di MAN 3 Padang, Rabu (15/7/2026).

Langgam.id – Insiden ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang oleh siswa inisial R menggegerkan lingkungan sekolah saat proses belajar berlangsung pada Selasa siang (14/7/2026).

Salah satu siswa MAN 3 Ranra Putra Pratama teman selokal R di kelas IIX IPS 7 kepada Langgam.id menceritakan detik-detik sebelum bom rakitan tersebut meledak di depan kelas.

Ranra mengatakan, pada hari kejadian tersebut R tampak tidak membawa tas ke dalam kelas. R kemudian menghampiri salah satu siswa lainnya dan menanyakan keberadaan guru mata pelajaran saat itu.

Kebetulan, kata Ranra, kelas IIX IPS 7 saat itu tidak ada guru karena keluar ada keperluan. Melihat kondisi kelas tanpa guru itu, R kemudian pergi lagi meninggalkan kelas.

“Dia (R) datang terlambat. Waktu itu sempat bertanya apakah guru sudah masuk. Karena guru sedang tidak ada di kelas, dia kemudian pergi lagi,” kata Ranra kepada Langgam.id, Rabu (15/7/2026).

Beberapa waktu kemudian, tepatnya saat jam istirahat, R kembali ke sekolah dengan membawa tas. Ranra melihat, R sempat masuk ke ruang kelas, lalu kembali ke luar.

“Tidak lama setelah itu tiba-tiba terdengar ledakan,” ujar Ranra.

Saat ledakan terjadi, Ranra sedang berada di kelas bersama teman-temannya. Para siswa kemudian berhamburan keluar dari kelas.

Sumber ledakan berasal dari depan kelas, tidak jauh dari pintu masuk. Suara keras memecahkan suasana proses belajar MAN 3 Padang.

Menurut Ranra ledakan yang cukup keras itu kemudian disusul dengan kepulan asap yang masuk hingga ke dalam kelas. 

“Saya kaget karena suaranya keras. Menurut saya lebih keras dibanding petasan mercon. Jaraknya sangat dekat hanya sebatas dinding ruangan,” katanya.

Kesaksian Ranra saat itu tidak melihat keberadaan R. Ia juga tidak menduga jika ledakan itu bersumber dari bom rakitan yang dibuat oleh R.

Ia juga mengatakan satu bom rakitan sempat ditemukan di toilet sekolah setelah seorang siswa memberitahu petugas mengenai keberadaan benda tersebut.

“Ada empat bom yang ditemukan kemarin. Dua bom di dalam tas, satu bom meledak, dan kelas ada satu bom diletakkan di kamar toilet,” katanya.

Selama mengenal R, Ranra menilai temannya itu merupakan sosok pendiam dan jarang berinteraksi dengan teman-teman sekelas. 

“Dia orangnya pendiam, tidak banyak bicara. Kalau duduk juga tidak pilih-pilih teman, di mana ada kursi kosong di situ dia duduk,” ujarnya.

Saat ini R telah diamankan oleh kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan sementara terungkap tindakan R membawa bom rakitan tersebut dipengaruhi kondisi psikologis akibat menjadi korban perundungan dalam beberapa waktu terakhir.

“Dugaan sementara dipicu persoalan psikologis karena yang bersangkutan mengalami bullying. Karena itu fokus kami bukan hanya proses pemeriksaan, tetapi juga pemulihan kondisi anak tersebut,” ujar ujar Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya. (fix)

Baca Juga

Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Enam Hari Pascabanjir, Warga Rahul Tapan Pessel Butuh Bantuan Sembako hingga Peralatan Sekolah
Pemuda mentawai Yogi terdakwa kasus penyediaan jasa telekomunikasi ilegal saat sidang putusan di Pengadilan Negeri Padang, Kamis (15/10/2026). Foto: Ghafar/Langgam
Sidang Internet Ilegal, Majelis Hakim Putuskan Pemuda Mentawai Yogi Tak Dijatuhi Pidana
Disdikbud menginteruksikan siswa memakai masker untuk mengantisipasi dampak asap karhutla.
Kualitas Udara Memburuk, Kota Padang Kembali Terapkan PJJ
Potret dari udara banjir menerjang perumahan Lumin Park, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026). IST
Banjir Berulang di Kota Padang, DPRD Soroti Izin Bangunan di Sempadan Sungai
Alat berat membersihkan material longsor di Nagari Sungai Gambir Sako Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan
Kabupaten Pesisir Selatan Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Dilanda Banjir dan Longsor
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari
12 Titik Longsor, Nagari Sungai Gambir Sako Tapan Terisolasi Dua Hari