Kendalikan Inflasi, BI Dorong Optimalisasi Gerakan Pangan Murah

Langgam.id – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Barat mendorong pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengoptimalkan pelaksanaan operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga stabilitas harga pangan di tengah berbagai potensi tekanan inflasi.

Kepala Perwakilan BI Sumatera Barat, Mohamad Abdul Madjid Ikram, mengatakan langkah tersebut menjadi salah satu strategi utama untuk memastikan harga pangan tetap terjangkau, terutama di daerah yang mengalami tekanan inflasi relatif tinggi.

“Operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah perlu terus diintensifkan dengan prinsip 3 Tepat agar masyarakat tetap memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga stabilitas inflasi,” kata Ikram dalam keterangan tertulis, Jumat (3/7).

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi Sumatera Barat pada Juni 2026 tercatat sebesar 0,50 persen secara bulanan (month to month/mtm), lebih rendah dibandingkan Mei yang mencapai 0,90 persen. Secara kumulatif Januari hingga Juni 2026, inflasi Sumbar masih berada di level 0,98 persen sehingga masih berada pada jalur yang mendukung pencapaian sasaran inflasi nasional.

Ikram mengatakan, selain mengoptimalkan operasi pasar, BI bersama TPID juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mempercepat rekonstruksi infrastruktur pascabencana guna memperlancar distribusi barang, terutama komoditas pangan.

Selain itu, BI mendorong optimalisasi Kerja Sama Antar Daerah (KAD) berbasis neraca pangan untuk menjaga kecukupan pasokan antarwilayah. Penguatan ketahanan pangan juga dilakukan melalui pengembangan urban farming serta pemberdayaan kelompok tani cabai dan bawang sebagai penyangga pasokan saat terjadi defisit produksi.

Menurut Ikram, berbagai langkah tersebut penting dilakukan mengingat masih terdapat sejumlah risiko yang dapat memengaruhi inflasi pada paruh kedua tahun ini. Risiko tersebut antara lain potensi dampak El Nino terhadap produksi pangan, kenaikan harga energi global, gangguan rantai pasok, meningkatnya biaya logistik, hingga potensi bencana alam.

Meski demikian, BI optimistis inflasi Sumatera Barat sepanjang 2026 tetap dapat dijaga dalam rentang sasaran inflasi nasional sebesar 2,5±1 persen.

Pada Juni 2026, perlambatan inflasi terutama ditopang oleh menurunnya tekanan pada kelompok bahan pangan bergejolak. Harga cabai merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras mengalami penurunan sehingga membantu menahan laju inflasi. Sementara itu, tekanan inflasi masih berasal dari kenaikan harga BBM non-subsidi, tarif angkutan udara selama libur sekolah, serta kenaikan harga LPG non-subsidi.

Ikram menegaskan sinergi antara BI, TPID, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat agar stabilitas harga tetap terjaga, daya beli masyarakat terlindungi, dan momentum pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat tetap berlanjut. (HER)

Tag:

Baca Juga

Harga tujuh komoditas pangan di Padang Panjang turun pada minggu kedua Februari 2025. Komoditi tersebut yaitu, beras kualitas I dan II,
Pengendalian Inflasi, 8 Komoditas di Pasar Pusat Padang Panjang Alami Penurunan Harga
Pemko Payakumbuh kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pelataran Parkir Kantor Balai Kota Payakumbuh, Senin (1/4/2024).
Tekan Inflasi, BI Sumbar Dorong Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah Diperluas
Berita Padang - berita Sumbar terbaru dan terkini hari ini: Harga cabai di Pasar Raya Padang mengalami kenaikan jelang Ramadan. 
Mei 2026: Sumbar Inflasi 3,91 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan dan Emas Perhiasan
BI Ingatkan Potensi Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan hingga Dampak El Nino
BI Ingatkan Potensi Lonjakan Inflasi Jelang Idul Adha, Pasokan Pangan hingga Dampak El Nino
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Gerakan Pasar Murah Dinilai Efektif Tekan Inflasi Sumbar Selama Ramadan dan Lebaran
Rakor Pengendalian Inflasi, Pemda se- Sumbar Komit Kendalikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru
Rakor Pengendalian Inflasi, Pemda se- Sumbar Komit Kendalikan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru