Kementerian PUPR Kembali Bakal Bangun Jalan 2 Jalur di Dharmasraya pada 2021

Kementerian PUPR Kembali Bakal Bangun Jalan 2 Jalur di Dharmasraya pada 2021

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan saat melihat pembangunan Masjid Agung Dharmasraya, Kamis (10/09/2020). (Foto AE/Langgam.id)

Langgam.id- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kembali bakal membangun jalan 2 jalur di Lintas Tengah Sumatra, tepatnya di Kabupaten Dharmasraya pada 2021.

"Untuk jalan nasional, yang melewati Dharmasraya sepanjang 20 kilometer yang diusulkan untuk menjadi 2 lajur, Bapak Kepala Balai Jalan, tolong kita programkan," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meresmikan 10 proyek insfrastruktur di Kabupaten Dharmasraya, Senin (21/09/2020).

Baca juga: Bupati Dharmasraya Minta Akses Pintu Tol Trans Sumatra

Pembangunan jalan 2 jalur ini, kata Basuki, sesuai  permintaan Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Ia menyebut, pembangunan jalan 2 jalur itu bisa untuk mengembangkan perekonomian di Dharmasraya.

"Saya yakin, dengan kepemimpinan Bupati Sutan Riska ini bisa terwujud dengan baik," ujarnya.

Baca juga: Menteri PUPR Resmikan 10 Proyek Infrastruktur di Dharmasraya

Sebelumnya, Sutan Riska meminta kepada Menteri PUPR untuk melanjutkan pembangunan jalan 2 jalur di jalan nasional Dharmasraya.

"Dharmasraya ini dilintasi jalan nasional sepanjang 64 kilometer Pak Menteri. 20 kilometer saja dikasih jalur 2, Dharmasraya sudah seperti kota. Kalau dapat ini dilanjutkan lagi Pak Menteri," ujarnya Senin (21/09/2020).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meresmikan 10  proyek infrastruktur dan perumahan di Kabupaten Dharmasraya, zecara virtual melalui aplikasi zoom Senin (21/9/2020).

Adapun proyek infrastruktur dan perumahan yang diresmikan tersebut antara lain Jembatan Cable Stayed Sungai Dareh sepanjang 200 meter senilai Rp 87,8 miliar, Jembatan Rangka Baja Pulai sepanjang 200 meter senilai Rp 35,6 miliar.

Pelebaran jalan nasional (segmen Pulau Punjung dan Koto Baru) sepanjang 1.500 meter senilai Rp 25 miliar, Embung Padang Roco SIluluk dan Sungai Duo senilai Rp 15 miliar, pengaman tebing Sungai Batang Piruko Koto Baru senilai 3,2 miliar, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di di Jorong Koto Harjo, Jorong Jaya Mulya dan Jorong Sungai Kalang I senilai Rp 1,56 miliar.

Kemudian, pembangunan perumahan dalam Program Sejuta Rumah antara lain, Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Sungai Rumbai sebanyak satu tower senilai Rp 16,38 miliar, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 1.505 unit rumah tidak layak huni senilai Rp 26,33 miliar, dan 52 unit Rumah Khusus Sitiung senilai 6,19 miliar.

Pembangunan Rusun yang terletak di Nagari Sungai Rumbai, Kecamatan Sungai Rumbai dengan biaya Rp 16,38 miliar yang berasal dari APBN  2019. Rumah Khusus Nelayan di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung dengan menelan biaya Rp 6,19 miliar.

Lalu Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya MBR Kabupaten Dharmasraya pada 2019 dan 2020  sebanyak 1.505 unit rumah bantuan. Biayanya mencapai Rp 16,35 miliar. (*/AE)

Baca Juga

Festival Tari Kreasi dan Kuliner di Dharmasraya, Syafruddin Putra: Upaya Mempertahankan Budaya Minang
Festival Tari Kreasi dan Kuliner di Dharmasraya, Syafruddin Putra: Upaya Mempertahankan Budaya Minang
Bupati Sutan Riska Resmikan Mal Pelayanan Publik Dharmasraya
Bupati Sutan Riska Resmikan Mal Pelayanan Publik Dharmasraya
Bupati Dharmasraya Serahkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir Bandang
Bupati Dharmasraya Serahkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir Bandang
Kuli Bangunan di Padang Simpan Lima Paket Sabu Siap Edar
Operasi Antik Singgalang 2024, Polres Dharmasraya Ringkus 3 Pelaku Pengguna Narkotika
Jembatan Siguntur – Siluluak Bernilai Rp.21,7 M Mulai Dikerjakan
Jembatan Siguntur – Siluluak Bernilai Rp.21,7 M Mulai Dikerjakan
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, pembersihan dan perbaikan konektivitas Jalan Raya Padang-Painan di Kabupaten Pesisir Selatan yang sempat lumpuh akibat banjir
Pembersihan dan Perbaikan Konektivitas Jalan Padang-Painan Ditarget Rampung 2 Minggu