Kembangkan Ekonomi Syariah di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Tuai Apresiasi

Kembangkan Ekonomi Syariah di Sumbar, Gubernur Mahyeldi Tuai Apresiasi

Gubernur Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan penerapan ekonomi syariah. (Foto: Dinas Kominfotik Sumbar)

Langgam.id - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendapat apresiasi di tingkat nasional lewat perhelatan Indonesia Awards 2021, Rabu (24/11/21). Apresiasi tersebut merupakan pengakuan atas komitmen pemerintah provinsi saat ini dalam mengembangkan ekonomi syariah di Ranah Minang.

Anugerah Indonesia Awards digelar di INews Tower, Jl. Kebon Sirih No. 17-19 Jakarta Pusat. Didampingi Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Sumbar, Gubernur Mahyeldi hadir langsung untuk menerima penghargaan.

Di antara banyak provinsi di Indonesia, Sumatera Barat diakui memiliki prospek terdepan dalam penerapan sistem perekonomian syariah. Hal ini dilatari oleh Sumbar memiliki falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah atau adat bersendikan agama dan agama bersendi Al Quran.

Kemudian, persentase penduduk muslim di Sumatera Barat yang mencapai 95 persen, diyakini akan mudah menerima sistem keuangan dan perekonomian syariah. Atas alasan itu pula, Sumbar ditetapkan sebagai pilot project dalam pengembangan ekonomi syariah.

Di antara gebrakan Mahyeldi dalam memimpin Sumbar, yakni melakukan konversi Bank Nagari dari bank konvensional ke Bank Umum Syariah. Kemudian pelaksanaan program wakaf uang, di mana Bank Nagari ditunjuk sebagai lembaga keuangan pengelola wakaf. Sumbar juga diapresiasi karena pengembangan koperasi-koperasi berbasis syariah.

Gubernur Mahyeldi mengaku mengapresiasi penghargaan Indonesia Awards. Dia berharap, penghargaan yang diterima menjadi salah satu penambah semangat masyarakat Sumatera Barat dalam mengaplikasikan perekonomian syariah.

Menurutnya, penghargaan Indonesia Awards 2021 menandakan upaya pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat semakin diakui dan didukung secara nasional.

"Tentu kita semua bersyukur atas apresiasi ini. Semoga ini bisa menjadi penambah semangat bagi semua pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi syariah di Sumatera Barat," kata Mahyeldi seperti dirilis Dinas Kominfotik Sumbar.

Indonesia Awards 2021 sendiri adalah ajang special event tahunan yang memberikan penghargaan bagi para tokoh pemimpin daerah dan tokoh nasional serta lembaga yang telah berjuang secara maksimal menunjukkan langkah-langkah responsif, antisipatif dan kolaboratif.

Khususnya di masa krisis ini, Indonesia Awards mengambil tema tak jauh dari pandemi, Outstanding Leader in Pandemic Crisis: The Power of Vision and Resilience to Get Through Tough Times. Sebagai Penghargaan bagi tokoh nasional yang berjuang membawa negeri menuju keadaan yang lebih baik.

Selain kepada tokoh nasional, Indonesia Awards ini juga diberikan kepada perusahaan atau organisasi lainnya. Penerima penghargaan merupakan pihak yang telah menunjukkan keberhasilan dalam langkah-langkah strategis, inovatif terhadap proses bisnis.

Penghargaan juga menunjukkan adanya inisiatif inovasi tertentu pada suatu fungsi manajemen yang bersifat strategik, sehingga berdampak signifikan mengangkat kinerja perusahaan di masa pandemi covid-19. (*)

Baca Juga

DPRD Sumbar Targetkan Februari Ketuk Palu Ranperda KIP
DPRD Sumbar Targetkan Februari Ketuk Palu Ranperda KIP
Viral! Anggota DPR Cindy Monica Disentil Jerome Polin Lantaran ke Luar Negeri saat Masyarakat Demo
Viral! Anggota DPR Cindy Monica Disentil Jerome Polin Lantaran ke Luar Negeri saat Masyarakat Demo
Polda Banten tidak memberikan izin pelaksanaan laga BRI Super League antara Persita Tangerang melawan Semen Padang pada pekan keempat
Tak Kantongi Izin Polisi, Laga Persita vs Semen Padang Ditunda
IKA FISIP Universitas Andalas (UNAND) menyampaikan keprihatinan yang mendalam dan kecaman keras atas situasi sosial dan kemanusiaan
IKA FISIP UNAND Desak Pengusutan Tuntas Kematian Affan dan Reformasi Total Aparat Keamanan
UIN Imam Bonjol Padang resmi membuka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2025 pada Selasa (19/8/2025).
3.576 Mahasiswa Baru UIN Imam Bonjol Padang Ikuti PBAK 2025
UIN Imam Bonjol Padang menggelar FGD Problem Mapping Kinerja Kelembagaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Conference Room Gedung J
Petakan Masalah Kelembagaan, UIN Imam Bonjol Padang Gelar FGD