Kekayaan Kombes Teddy yang Terlibat Cekcok hingga Dugaan Pemukulan Pengendara di Jalan

Kekayaan Kombes Teddy yang Terlibat Cekcok hingga Dugaan Pemukulan Pengendara di Jalan

Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Teddy Fanani.

Langgam.id – Nama Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Teddy Fanani menjadi sorotan, usai video cekcoknya dengan pengendara di jalan viral di media sosial. Pengendara yang diketahui bernama Bill Irzano mengaku juga mendapat tindakan pemukulan hingga kacamatanya patah.

Insiden cekcok dan dugaan pemukulan ini terjadi di jalanan menuju Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pemicunya disinyalir gara-gara salip kendaraan.

Bill pun telah memutuskan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya itu ke Bidpropam Polda Sumatra Barat (Sumbar).

Teddy adalah pejabat utama di Polda Sumbar. Ia menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum atau Dirreskrimum.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2024 yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 Maret 2025, Teddy tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp5,82 miliar.

Namun dalam dokumen yang terlihat, LHKPN Teddy tercatat dengan status verifikasi administratif tidak lengkap. Berdasarkan dokumen tersebut, porsi terbesar kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp4,88 miliar.

Aset tersebut terdiri dari tanah seluas 4.500 meter persegi di Kabupaten/Kota Halmahera Timur senilai Rp400 juta yang disebut berasal dari hasil sendiri. Kemudian tanah seluas 800 meter persegi di wilayah yang sama senilai Rp180 juta, juga berasal dari hasil sendiri.

Selanjutnya, terdapat tanah dan bangunan seluas 1.400 meter persegi/430 meter persegi di Kabupaten/Kota Ternate dengan nilai Rp2,5 miliar. Selain itu, Teddy melaporkan tanah dan bangunan seluas 400 meter persegi/360 meter persegi di Kabupaten/Kota Baturaja senilai Rp1,8 miliar.

Untuk sektor alat transportasi dan mesin, Teddy melaporkan kekayaan senilai Rp420 juta. Rinciannya berupa satu unit Honda Odyssey tahun 2005 senilai Rp120 juta dari hasil sendiri, Nissan Juke tahun 2014 senilai Rp110 juta yang tercatat sebagai warisan, serta Mazda Biante tahun 2013 senilai Rp190 juta yang diperoleh sebagai hadiah.

Selain itu, terdapat harta bergerak lainnya senilai Rp370 juta dan kas serta setara kas sebesar Rp150 juta. Sementara surat berharga dalam laporan tersebut tercatat tidak ada. Pada bagian utang, Teddy Fanani tercatat tidak memiliki utang, sehingga total harta kekayaan bersihnya tercatat Rp5,82 miliar. (WAN)

Baca Juga

Police Woman Run 2026 Digelar, Usung Tema Run Culture untuk Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Police Woman Run 2026 Digelar, Usung Tema Run Culture untuk Pererat Kedekatan dengan Masyarakat
Bripka Randi, Personel Polda Sumbar Sabet Double Winner di Ajang Paralayang Nasional
Bripka Randi, Personel Polda Sumbar Sabet Double Winner di Ajang Paralayang Nasional
Kakek di Padang Cabuli Gadis Hingga Hamil
Penyelidikan Dugaan AKBP F Lecehkan Polwan Dibuka Lagi, LBH Padang Desak Polisi Terapkan UU TPKS
Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
Polisi Soal Sumber Emas WN India: Diduga dari Tambang Ilegal di Sijunjung dan Solok
investasi, investasi emas
WN India Tampung-Jual Emas Ilegal Asal Sumbar untuk WN Malaysia
Polisi Ringkus WN India Bawa Emas Ilegal 1,5 Kg di Solok
Polisi Ringkus WN India Bawa Emas Ilegal 1,5 Kg di Solok