Kedutaan Besar Turki Bakal Dirikan Turkish Corner di UNAND

Kedutaan Besar Turki Bakal Dirikan Turkish Corner di UNAND

Dubes Turki kunjungi UNAND. (Foto: Dok. Humas)

Langgam.id – Kedutaan Besar Turki meningkatkan kerjasama dengan Universitas Andalas serta membuka kolaborasi lebih lanjut antara UNAND dengan perguruan tinggi di Turki.

Duta Besar Turki untuk Indonesia Prof. Dr. Talip Küçükcan mengunjungi UNAND yang disambut langsung oleh Wakil Rektor IV Henmaidi, Ph. D.

Dubes Turki memberikan Kuliah Umum dengan tema Türkiye-Indonesia Bilateral Relations: Challenges and Opportunities yang dihadiri oleh segenap unsur pimpinan di lingkungan Universitas Andalas dan juga mahasiswa.

Henmaidi menyampaikan kunjungan ini akan menjadi pembuka jalan untuk mendapatkan pencapaian-pencapaian baru dan membuka peluang kerja sama internasional lainnya.

“Kunjungan ini tidak hanya memperkuat hubungan antara Indonesia dan Turki, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Andalas dengan berbagai universitas di Turki,” ujarnya yang didampingi Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset Dr. Eng Muhammad Makky, dikutip dari laman kampus, Rabu (10/7/2024).

Dikatakannya, salah satu hasil penting dari kunjungan ini adalah rencana untuk mendirikan Turkish Corner di Universitas Andalas yang diharapkan dapat menjadi jembatan penghubung antara kedua negara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan.

Dengan kolaborasi ini, diharapkannya kualitas pendidikan semakin meningkat, memperluas wawasan mahasiswa Universitas Andalas dan mempromosikan budaya Turki di Indonesia.

Talip Küçükcan menyampaikan Indonesia dan Turki memiliki banyak potensi kolaborasi akademik dan budaya, khususnya melalui universitas.

“Pendirian lembaga-lembaga budaya dan bahasa, seperti Yunus Emre Institute di Jakarta, dan kolaborasi potensial dengan universitas-universitas di Indonesia disebut sebagai cara memperkuat hubungan akademis dan budaya,” terangnya.

Dikatakannya, hal ini dilatarbelakangi hubungan yang telah terjalin sejak abad ke-16, saling menguntungkan dalam penelitian akademis, ilmu pengetahuan dan pertukaran budaya. “Oleh karena itu, Turkish Corner ini akan menjadi tempat untuk bertukar ilmu pengetahuan dan budaya antara Turki dan Indonesia di lingkungan mahasiswa dan akademisi,” tuturnya.

Selain itu, ia juga membahas mengenai kolaborasi yang berlangsung antara Turki dan Indonesia dengan menekankan pentingnya memperkuat hubungan ekonomi, akademis, dan teknologi.

“Bersama Universitas Andalas diharapkan hadir solusi dan kontribusi untuk mengatasi isu-isu global yang dihadapi saat ini,” pungkasnya.(*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengumpulkan kepala daerah se-Sumatra Barat pada Selasa (13/1/2026) di Auditorium Gubernur Sumbar.
4 Daerah di Sumbar Masih Butuh Perhatian Lebih dalam Percepatan Pemulihan Pascabencana
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menyampaikan kondisi pascabanjir di Kabupaten Dharmasraya pada Rapat Koordinasi
Hadiri Rakor dengan Mendagri, Bupati Annisa Paparkan Kondisi Pascabanjir di Dharmasraya
Pendapatan hakim sudah tinggi. Bahkan sangat tinggi. Menyusul dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2025 (PP No. 42/2025).
Semoga Tidak Ada Lagi Hakim yang Main Serong
PLMTH di Jorong Muaro Busuak, Kabupaten Solok, Sumbar sebagai sumber energi listrik swadaya warga
Menjajaki Transisi Energi Swadaya Warga di Kaki Bukit Barisan
Tanamkan Empati Sejak Dini, Mahasiswa Psikologi UPI YPTK Padang Gelar Program ProSosial untuk Anak-Anak
Tanamkan Empati Sejak Dini, Mahasiswa Psikologi UPI YPTK Padang Gelar Program ProSosial untuk Anak-Anak
Langgam.id-parkir
Pemko Padang Targetkan PAD Retribusi Parkir Naik 58 Persen Tahun Ini