Kebutuhan Tenaga Medis, Pemkab Tanah Datar MoU dengan STIKES Syedza Saintika

Kebutuhan Tenaga Medis, Pemkab Tanah Datar MoU dengan STIKES Syedza Saintika

Pemkab Tanah Datar MoU dengan STIKES Syedza Saintika soal tenaga kesehatan. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Langgam.id -Tanah Datar, Kebutuhan tenaga medis terus meningkat tidak hanya didaerah, pusat bahkan diberbagai belahan dunia, bahkan di negara-negara Arau Saudi pemerintahnya maupun swasta berani membayar mahal atau gaji yang tinggi untuk tenaga medis tersebut.

Guna memenuhi kebutuhan tenaga medis ini dan anak-anak Tanah Datar yang ingin kuliah dibidang kesehatan, Bupati Eka Putra, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Syedza Saintika Padang.

Eka Putra memuji dan mengapresiasi STIKES Syedza Saintika tersebut yang terus berkembang dan saat ini sudah memiliki berbagai fasilitas pendukung perkuliahan yang representatif bagi mahasiswanya seperti pusat layanan psikologi, laboratorium psikologi, alat tes psikodiagnostik lengkap serta perpustakaan.

“Sebelum MoU ini saya sempatkan meninjau kampus, saya melihat berbagai fasilitas kampus, saya juga lihat ada perpustakaan, laboratorium dan berbagai fasilitas lainnya, luar biasa perkembangan kampus ini, dengan jumlah mahasiswa saat ini mencapai 600 orang,” ujarnya dikutip dari Prokopim Tanah Datar, Jumat (24/11/2023).

Bupati Eka Putra sebut bagaimana upaya kerjasama ini kedepan lebih kuat dengan adanya MoU sehingga anak-anak Tanah Datar bisa kuliah di sini, dan saat ini tenaga kesehatan sangat dibutuhkan bahkan dunia sangat membutuhkan tenaga medis.

Ia juga berharap di STIKES ini ada labor Bahasa Arab, sehingga lulusannya juga menguasai Bahasa Arab, sehingga nanti jika bekerja ke Timur Tengah lebih mudah beradaptasi.

“Kami pemerintah daerah sangat mendukung kerja sama ini dan kami juga terbuka dan siap bagi anak-anak stikes yang akan praktek di fasilitas kesehatan di Tanah Datar seperti Rumah Sakit M. Ali Hanafiah,”ujarnya.

Sebelumnya Ketua Stikes Syedza Saintika Padang Drs.H. Hasrinal, A.Md, Kep, MM menyampaikan rasa syukur dan ucapkan terima kasih serta sebut kerjasama ini luar biasa.

Hasrinal juga puji Bupati Eka Putra sangat perhatian dengan dunia pendidikan dan semangat membangun daerah yang juga luar biasa, serta banyak prestasi yang diraih ditingkat nasional.

Terkait Stikes Syedza Saintika dikatakannya terakreditasi B dan memiliki 8 (delapan) Program Study yaitu Sarjana Ilmu Keperawatan, Sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat, Profesi Ners, Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medik, Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan, Sarjana Kebidanan, Profesi Bidan dan Sarjana Psikologi.

Turut hadir saat MoU tersebut Kadis Kesehatan Tanah Datar Yesrita Zedrianis, Kadis Kominfo Yusrizal, Direktur RSUD M. Ali Hanafiah Nurman, Kabag Prokopim Dedi Triwidono dan Kabag PEM Reni Susanti. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Walhi Sumbar Desak Penindakan Pemodal dan Pembeking Tambang Emas Ilegal, WPR Bukan Solusi!  
Kebakaran di kawasan komplek Tarantang, Kota Padang. (Dok. Damkar Padang)
Tiga Rumah Terbakar di Tarantang Padang, Dua Sepeda Motor Hangus
Polres Padang Panjang berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang melibatkan kerugian laptop dan handphone dari sebuah
Pelaku Pencurian Kotak Amal di Palembayan Agam Ditangkap Saat Tidur di Rumah Orang Tua
Cabai keriting di salah satu toko pedagang. (Buliza Rahmat/Langgam.id)
Harga Cabai Keriting Lokal Tembus Rp55 Ribu/Kg Jelang Idul Adha di Padang
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan 
Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sijunjung hingga Solok: Polisi Hanya Bakar-bakar, Tak Ada Pelaku Diamankan 
Idul Adha, Semen Padang Salurkan 36 Sapi untuk Masyarakat Sekitar Perusahaan
Idul Adha, Semen Padang Salurkan 36 Sapi untuk Masyarakat Sekitar Perusahaan