Kebersihan Saat Menstruasi

Kebersihan Saat Menstruasi

Menstruasi Yang Sehat Bagi Remaja di Kota Pariaman.

Langgam.id - Sejumlah dosen Universitas Andalas mengedukasi masyarakat Kampung Jawa I, Kota Pariaman, soal masyarakat manajemen kebersihan menstruasi (MKM), tempo hari.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dihadiri 20 orang remaja setaraf SD, SMP, dan SMA, dengan tema “Pemberian Edukasi Good Menstrual Hygiene Practice pada Pos Yandu Remaja Anggun Nan Tongga Kota Pariaman.

Ketua tim pengabdian masyarakat Yessy Markolinda, menjelaskan, menstruasi merupakan suatu proses biologis normal yang harus dilalui oleh wanita dan anak-anak perempuan secara regular tiap bulannya. Menstruasi sendiri memiliki definisi perdarahan vagina normal yang terjadi sebagai bagian dari siklus bulanan wanita.

Dalam pelaksanaannya sendiri diperlukan suatu praktik kebersihan menstruasi yang baik agar para wanita dan anak-anak perempuan terhindar dari risiko infeksi saluran reproduksi.

“Praktik kebersihan menstruasi para remaja dilatarbelakangi sejumlah faktor pendukung yang bervariasi di seluruh dunia yang diantaranya yaitu faktor sosioekonomi, preferensi personal, tradisi lokal dan keyakinan (belief), akses sanitasi dan sumber air bersih,” kata Yessy, Senin (25/8/2021).

Dia menegaskan, praktik kebersihan menstruasi yang baik (good menstrual hygiene) merupakan hak asasi bagi perempuan, baik dewasa dan anak-anak yang menjamin mereka dapat mengelola menstrusi dengan terpenuhinya aspek privasi (privately), keamanan (safely), kepercayaan diri (confidence) dan dapat dilakukan secara higienis (hygienically).

Dalam pelaksanaan manajemen kebersihan menstruasi (MKM), sebagaimana dipaparkan Yessy sebagai narasumber dengan judul materi tentang “Menstrual Hygiene Practice”, pertama diperlukan pengetahuan yang baik tentang seputar MKM.

Kedua, juga tersedianya sarana prasarana pendukung MKM tersebut, terutama di sekolah, karena separuh dari waktu remaja tiap harinya yang juga dihabiskan di sekolah.

Menurut Yessy, kemudahan wanita dan anak-anak perempuan dalam mengelola praktik kebersihan menstruasinya ditunjang oleh kemudahan akses terhadap pembalut (menstrual pads), pakaian dalam yang bersih (clean underwear), terutama saat perempuan mengalami kejadian dimana darah menstruasi tembus mengenai pakaian dan juga rasa kekhawatiran perempuan terkait kebocoran darah menstruasi tersebut yang dapat menghambat aktivitas wanita dan anak-anak perempuan selama menstruasi.

“Remaja perempuan harus dapat menggunakan pembalut yang bersih dan dapat mengganti pembalut sesering mungkin selama periode menstruasi,” ujar Ketua Bidang Ilmu Kesehatan Reproduksi, Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Andalas ini.

Sarana prasarana juga merupakan komponen penting guna memudahkan pengelolaan MKM dimana mencakup tersedianya toilet atau kamar mandi yang terpisah antara siswa perempuan dan laki-laki. Toilet terpisah ini pun harus memadai jumlahnya disesuaikan dengan jumlah siswa siswi pada suatu sekolah.

Di dalam toilet juga harus tersedia air bersih serta sabun untuk membantu siswa perempuan mencuci tangan serta pembalut bekas pakai yang kemudian di buah pada bak sampah tertutup khusus sampah pembalut bekas pakai yang tersedia di area kamar mandi.

“Dengan kemudahan akses untuk pembuangan dan akses toilet, sabun, dan air untuk membersihkan diri menciptakan kondisi nyaman dengan privasi yang terjaga,”MKM ini juga baik dipahami oleh laki-laki karena dapat berkontribusi dengan meningkatnya pengetahuan mereka tentang system kesehatan reproduksi, meningkatnya keterampilan pola asuh (nurture) jika kelak mereka menjadi orang tua yang juga mampu meningkatkan kesetaraan gender (gender equality)."

Selain itu diharapkan MKM dapat memiliki dampak positif pada kesejahteraan ekonomi dan partisipasi pendidikan wanita dan anak perempuan serta generasi penerus mereka di masa depan.

Ada pun dosen Universitas Andalas yang mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Jawa I, Kota Pariaman ini, selain Dr. Yessy Markolinda, S.Si., M.Repro, sebagai ketua, juga ada Apt. Trisfa Augia, S.Si, M.Sc, Dr. Mery Ramadani, SKM, MKM, sebagai anggota.

Ikuti berita terbaru dan terkini dari Langgam.id. Anda bisa bergabung di Grup Telegram Langgam.id News Update di tautan https://t.me/langgamid atau mengikuti Langgam.id di Google News pada tautan ini.

Baca Juga

Awal 2023, Unand Lepas 1.210 Wisudawan
Awal 2023, Unand Lepas 1.210 Wisudawan
MAHUPIKI Sosialisasi UU KUHP di Sumbar, Rektor Unand: Penanda Sejarah Hukum Indonesia
MAHUPIKI Sosialisasi UU KUHP di Sumbar, Rektor Unand: Penanda Sejarah Hukum Indonesia
Hadapi Dunia Kerja, Unand Bekali Calon Wisudawan Pelatihan Karir
Hadapi Dunia Kerja, Unand Bekali Calon Wisudawan Pelatihan Karir
Memupuk Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Pemilahan Sampah
Memupuk Kesadaran Masyarakat Akan Pentingnya Pemilahan Sampah
Strategi Peningkatan Nilai Jual Produk UMKM
Strategi Peningkatan Nilai Jual Produk UMKM
Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Aplikasi Teknologi Pengolahan Berbasis Pengembangan Bahan Baku Lokal
Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Aplikasi Teknologi Pengolahan Berbasis Pengembangan Bahan Baku Lokal