Kata Pemko Padang Soal Hilangnya Larangan Mandi di Pantai

Kata Pemko Padang Soal Hilangnya Larangan Mandi di Pantai

Ilustrasi orang tenggelam. [pixabay.com]

Langgam.id – Dinas Pariwisata Kota Padang menyebut kondisi laut di Padang memang rawan membuat orang terseret ombak. Karena itu, perlu dipasang kembali peringatan atau larangan mandi di pantai yang kini sudah menghilang.

“Ada beberapa lokasi di Pantai Padang lautnya yang cukup landai, sehingga perlu diberikan himbauan seperti baliho. Agar masyarakat tidak mandi di laut yang sudah landai tersebut,” kata Kepada Dinas Pariwisata Padang, Alfian, Senin (13/9/2021).

Dia mengatakan, pihak Dinas Pariwisata Dulu sudah memasang peringatan tersebut. Namun peringatan itu lama-lama hilang dan belum diganti.

“Dulu kami memiliki papan himbauan dibeberapa lokasi tersebut, tapi karena sudah berkarat dan sekarang sudah hilang,” sebutnya.

Dihubungi terpisah, Kepala BPBD Padang Barlius mengimbau warga atau pengunjung pantai di Padang untuk tidak mandi-mandi di pinggir laut. Sebab kondisi cuaca yang tidak menentu juga bisa jadi penyebab orang hanyut.

“Sekarang cuaca sedang tidak mendukung, yang mana cuaca ini berubah-berubah setiap saat. Maka dari itu masyarakat harus menghidari lokasi tersebut, biar tidak terulang lagi kejadia orang hanyut di laut,” ujarnya.

Baca Juga

Padang Gastronomy Market Hadirkan Kuliner Tradisional dan Produk UMKM
Padang Gastronomy Market Hadirkan Kuliner Tradisional dan Produk UMKM
Peserta Luar Sumbar Ikut Meriahkan Gowes Siti Nurbaya Adventure
Peserta Luar Sumbar Ikut Meriahkan Gowes Siti Nurbaya Adventure
Pascabanjir, Pemko Padang Fokus Perbaikan Tanggul Lapau Munggu
Pascabanjir, Pemko Padang Fokus Perbaikan Tanggul Lapau Munggu
3.000 Pesepeda Meriahkan Gowes Siti Nurbaya di Kota Padang
3.000 Pesepeda Meriahkan Gowes Siti Nurbaya di Kota Padang
Kunjungan Wisatawan 5,3 Juta, Wako Padang: Tantangannya Lama Menginap
Kunjungan Wisatawan 5,3 Juta, Wako Padang: Tantangannya Lama Menginap
Wako Hildesheim Ingo Meyer: di Jerman Sudah Berdiri Jembatan Padang
Wako Hildesheim Ingo Meyer: di Jerman Sudah Berdiri Jembatan Padang