Kapal Nelayan Dihantam Badai di Perairan Pesisir Selatan, 1 ABK Meninggal

Kapal Nelayan Dihantam Badai di Perairan Pesisir Selatan, 1 ABK Meninggal

Ilustrasi orang tenggelam. [pixabay.com]

Langgam.id - Seorang nelayan ditemukan meninggal di perairan Pesisir Selatan. Nelayan bernama Syahrial (50) itu merupakan anak buah kapal (ABK) KM Praka Tama yang sebelumnya dilaporkan dihantam badai.

"Korban ditemukan oleh nelayan payang dan dievakuasi ke rumah korban di lakitan Kecamatan Lengayang guna untuk disemayamkan," kata Kasat Polairut Polres Pesisir Selatan, Iptu Rosa Harisman seperti dikutip dari laman resmi Polres Pesisir Selatan, Kamis (5/8/2021).

Baca juga: Dilaporkan Hilang, Nenek di Pasaman Barat Ditemukan di Tengah Kebun Sawit

KM Praka Tama itu sebelumnya melaut pada Rabu (4/8) sore dan berangkat dari muara Sungai Kambang. Kapal tersebut berisi tiga orang termasuk korban.

Sekitar pukul 20.00 WIB, kapal tersebut dilaporkan dihantam badai tak jauh dari Pulau Beringin, Kecamatan Linggi Sari Baganti, Pesisir Selatan. Kejadian itu membuat korban terlempar dari kapal.

Keesokan harinya, nelayan lain menemukan jasad korban terapung di laut. Polisi yang menerima laporan itu kemudian melakukan evakuasi bersama tim SAR gabungan.

"Kami mengimbau dalam pelayaran kapal perlu kesiapsiagaan cuaca, ombak dan alat keselamatan tentunya, terlebih cuaca tidak menentu akhir-akhir ini," ujar Rosa.

Baca Juga

Wilayah Pesisir Selatan, Sumatra Barat (Sumbar) diguncang gempa dengan magnitudo 4,7 pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Guncang Pessel, BMKG: Akibat Adanya Aktivitas Sesar Lokal
Gempa bumi berkekuatan (magnitudo) 4,7 mengguncang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat pada Jumat (14/6/2024) pukul 12.39 WIB.
Gempa M 4,7 Mengguncang Pesisir Selatan Jumat Siang
Rusak sejak puluhan tahun yang lalu, jembatan gantung Kampung Sikabu Munto di Nagari Amping Parak Timur, Kecamatan Sutera, Pessel
Puluhan Tahun Rusak, Jembatan Gantung Kampung Sikabu Munto Pessel Diperbaiki
Kepala Dinas Pertanian Pesisisr Selatan, Madrianto mengatakan, bahwa pihaknya saat ini menurunkan sebanyak 21 petugas kesehatan hewan
Jadi Daerah Pemasok, 21 Petugas Keswan Pessel Lakukan Pemeriksaan Hewan Kurban
Ilustrasi Remaja meninggal
Satu Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Berhasil Ditemukan
Pencarian dua korban hanyut di sungai Batang Lunang di Kecamatan Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, pada hari kedua, Jumat
Hari Kedua Pencarian, 2 Korban Hanyut di Batang Lunang Pessel Belum Ditemukan