KAI Sumbar Imbau Penumpang Tidak Kenakan Perhiasan Mencolok Selama Perjalanan

Langgam.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengimbau seluruh penumpang kereta api agar tidak mengenakan perhiasan mencolok selama perjalanan, khususnya pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa meskipun area stasiun dan rangkaian kereta telah dilengkapi sistem pengamanan serta diawasi petugas, kewaspadaan pribadi penumpang tetap diperlukan, terutama dalam menjaga barang berharga.

“Kami mengimbau penumpang untuk tidak menggunakan perhiasan mencolok maupun membawa barang berharga secara berlebihan selama perjalanan. Langkah ini bertujuan meminimalkan potensi tindak kejahatan dan mewujudkan perjalanan yang aman serta nyaman,” kata Reza, Sabtu (27/12/2025).

Pada masa libur panjang, KAI juga mengingatkan pelanggan agar lebih teliti terhadap barang bawaan, terutama saat akan turun dari kereta. Penumpang diminta memastikan seluruh barang pribadi tidak tertinggal di tempat duduk maupun bagasi.

Apabila terjadi kehilangan, pelanggan dapat segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Selain itu, penumpang diimbau untuk tetap waspada terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan di stasiun maupun di dalam kereta api.

“KAI terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dan keamanan bagi pelanggan. Dukungan dan kerja sama masyarakat dalam mematuhi imbauan ini sangat diharapkan demi terciptanya perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Reza.

Data Angkutan Nataru

Hingga Jumat (26/12/2025) pukul 12.00 WIB, KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan 57.031 penumpang selama periode Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, yang berlangsung sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Dari jumlah tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah penumpang terbanyak, dengan total pemesanan tiket mencapai 48.502 penumpang. Angka ini masih berpotensi bertambah seiring penjualan tiket yang masih berlangsung.

Penjualan tiket kereta api dilakukan secara bertahap sesuai ketentuan, yakni mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

“Semoga masa libur panjang ini berjalan lancar dan seluruh pelanggan dapat kembali ke tujuan dengan selamat serta barang bawaan yang lengkap,” tutup Reza.

Tag:

Baca Juga

Stasiun Indarung, Saksi Sejarah Perkembangan Industri Semen dan Transportasi Kereta di Sumbar
Stasiun Indarung, Saksi Sejarah Perkembangan Industri Semen dan Transportasi Kereta di Sumbar
Jelang Libur Sekolah, KAI Sumbar Periksa Jalur Padang-Naras
Jelang Libur Sekolah, KAI Sumbar Periksa Jalur Padang-Naras
KAI Divre II Sumbar Buka Akses Investasi Aset Lewat Platform Digital Space by KAI
KAI Divre II Sumbar Buka Akses Investasi Aset Lewat Platform Digital Space by KAI
KAI Sumbar Kembali Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman, Total 21 Titik Sudah Ditertibkan
KAI Sumbar Kembali Tutup 3 Perlintasan Liar di Padang Pariaman, Total 21 Titik Sudah Ditertibkan
Para penumpang menaiki Kereta Api Pariaman Ekspres . Foto: KAI Divre II Sumbar.
Penumpang KA Lembah Anai Melonjak 87 Persen, KAI Sumbar: Kepercayaan Masyarakat Meningkat
Delegasi dari 36 Negara Tiba di Sumbar, KAI Sambut Peserta Festival Literasi Minangkabau di Stasiun BIM
Delegasi dari 36 Negara Tiba di Sumbar, KAI Sambut Peserta Festival Literasi Minangkabau di Stasiun BIM