Kabupaten Limapuluh Kota Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

30 persen

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. (Foto: Dok. Kominfo/sumbarprov.go.id)

Langgam.id- Penyebaran Covid-19 di Sumatra Barat (Sumbar) kembali meningkat. Salah satu kabupaten kembali masuk ke zona merah.
.
Baca Juga: Kabupaten Limapuluh Kota Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

“Pada minggu ke 57 ini, kondisi Covid-19 sungguh mengkhawatirkan, karena ada daerah yang berada di zona merah, yaitu Kabupaten Limapuluh Kota,” ujar Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Sumbar Jasman Rizal Minggu (11/04/2020).

Jasman mengatakan, yang mengkhawatirkan itu meningkatnya kasus positif dan meninggal dunia, tapi kesembuhan menurun.

Ia menilai masyarakat sudah mulai tidak mematuhi protokol Covid-19. Terutama di nagari. “Klaster baru mulai bermunculan di kampung-kampung. Tren penambahan kasus bukan lagi di kota,” ujarnya.

Jasman mengingatkan seluruh masyarakat Sumbar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. (AE)

Baca Juga

Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Kebakaran di Komplek Perumahan Parak Kopi, Damkar Kerahkan 4 Armada dengan 58 Personil 
Kronologi Truk Tabrak Hilux Asal Pekanbaru di Limapuluh Kota: 1 Meninggal, 3 Luka-luka
Kronologi Truk Tabrak Hilux Asal Pekanbaru di Limapuluh Kota: 1 Meninggal, 3 Luka-luka
Kapolda Sumbar Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal: Tak Ada Kompromi dengan Mafia
Kapolda Sumbar Tegaskan Komitmen Berantas Tambang Ilegal: Tak Ada Kompromi dengan Mafia
3 Korban Kecelakaan Maut di Koto Alam Limapuluh Kota Dirawat di RS Pekanbaru
3 Korban Kecelakaan Maut di Koto Alam Limapuluh Kota Dirawat di RS Pekanbaru
Kecelakaan di Koto Alam Limapuluh Kota: 4 Korban Asal Pekanbaru Terjepit, 1 Meninggal
Kecelakaan di Koto Alam Limapuluh Kota: 4 Korban Asal Pekanbaru Terjepit, 1 Meninggal
Presiden Prabowo saat pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14/8)
Presiden Prabowo Perintahkan Panglima dan Kapolri Usut Tambang Ilegal di Daerah