Jumlah Pengguna Mobil Listrik di Sumbar Tembus 580 Unit

Jumlah Pengguna Mobil Listrik di Sumbar Tembus 580 Unit

Presiden Joko Widodo saat groundbreaking pembangunan pabrik baterai mobil listrik di Karawang Jawa Barat, Rabu 15 September 2021 [foto: Instagram/jokowi]

Langgam.id – Jumlah kendaraan listrik di Sumatera Barat (Sumbar) terus bertambah. Hingga Agustus 2026, tercatat lebih dari 580 kendaraan listrik telah beroperasi di daerah ini.

Pertumbuhan tersebut diikuti dengan penguatan infrastruktur pengisian daya. Salah satunya melalui kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Center pertama di Sumbar yang diresmikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah, Kamis (1/10/2026).

Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri mengatakan, kehadiran SPKLU Center merupakan bagian dari upaya PLN mendukung pertumbuhan kendaraan listrik di Sumbar.

SPKLU Center tersebut dilengkapi lima unit ultra fast charging dengan kapasitas masing-masing 120 kilowatt (kW), sehingga total kapasitas pengisian mencapai 600 kW.

“Yang paling penting bukan seberapa banyak charger yang dibangun, tetapi seberapa banyak fasilitas ini memberikan manfaat bagi masyarakat di Sumatera Barat,” katanya.

Selain SPKLU Center, Sumbar saat ini telah memiliki 102 SPKLU. Dari jumlah tersebut, sekitar 90 unit di antaranya didominasi oleh PLN.

Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM, Andriah Feby Misna mengatakan, pertumbuhan kendaraan listrik perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur pengisian daya.

Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, satu SPKLU di Sumbar saat ini melayani sekitar enam kendaraan listrik. Sementara berdasarkan ketentuan, satu SPKLU dapat melayani hingga 17 kendaraan.

“Artinya, peluang untuk memperbanyak kendaraan listrik masih cukup luas,” jelasnya.

Menurut Andriah, peralihan penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak menuju kendaraan listrik menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mencapai target Net Zero Emission 2060.

“Switching ke listrik menjadi salah satu strategi kita untuk mencapai Net Zero Emission tahun 2060, tidak hanya pada sektor transportasi, tetapi juga rumah tangga dan sektor lainnya,” ujarnya.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, Pemprov Sumbar mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mempercepat penggunaan energi bersih di daerah.

Ia menyebutkan, pemerintah daerah juga telah menetapkan kebijakan agar setiap penggantian kendaraan dinas diarahkan menggunakan kendaraan listrik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah menghadirkan percepatan-percepatan dalam urusan kelistrikan. Di antaranya dengan hadirnya SPKLU Center yang pertama di Sumatera Barat,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik menjadi salah satu bagian dari upaya mewujudkan komitmen Sumbar menuju Green Province. Selain kendaraan listrik, Pemprov Sumbar juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan seperti energi surya, panas bumi, dan energi air.

“Mudah-mudahan dengan SPKLU Center dan gebyar pemotongan tambahan daya ini akan memberikan semangat dan kemudahan kepada kita di Sumatera Barat, sehingga energi hijau kemudian Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat lagi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, PLN juga memberikan program diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik khusus di Sumbar selama dua minggu.

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat. (HER)

Baca Juga

Pastikan Kelancaran Mudik, PLN Siagakan 1.000 SPKLU di Jalur Mudik Jawa dan Sumatra
Pastikan Kelancaran Mudik, PLN Siagakan 1.000 SPKLU di Jalur Mudik Jawa dan Sumatra
Sampai Akhir 2024, PLN Catat Jumlah SPKLU Mencapai 3.233 Unit
Sampai Akhir 2024, PLN Catat Jumlah SPKLU Mencapai 3.233 Unit
Pemprov Sumbar Jajaki Kerja Sama untuk Penggunaan Kendaraan Listrik
Pemprov Sumbar Jajaki Kerja Sama untuk Penggunaan Kendaraan Listrik
Payakumbuh Kini Punya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Payakumbuh Kini Punya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum
Investasikan US$ 10 Juta, TBS Energi Utama Bersama Gojek Luncurkan Perusahaan Kendaraan Listrik
Investasikan US$ 10 Juta, TBS Energi Utama Bersama Gojek Luncurkan Perusahaan Kendaraan Listrik
baterai kendaraan
Kerjasama dengan Tesla dan Panasonic, RI Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik