Langgam.id- Jersey tandang Semen Padang FC untuk musim 2026/2027 resmi diperkenalkan. Seragam berwarna biru muda dengan paduan kuning dan putih itu, membawa filosofi tentang perjalanan seorang perantau.
Filosofi tersebut dijelaskan pembawa acara peluncuran tim dan jersey Semen Padang FC, Valentino Simanjuntak. Ia menyebut warna biru muda pada bagian atas jersey menggambarkan langit yang menaungi perjalanan.
“Biru langit menaungi perjalanan. Warna ini mendominasi bagian atas jersey dan menggambarkan langit luas yang selalu berada di atas perjalanan seorang perantau,” kata Valentino saat menjadi pembawa acara pelunjuran jersey Semen Padang FC, Selasa (25/8/2026).
Warna biru juga menjadi simbol keberanian pemain untuk keluar dari tempat asal dan menghadapi lingkungan serta tantangan baru.
“Biru menjadi simbol keberanian untuk melangkah keluar menghadapi tempat baru dan tantangan yang belum diketahui,” ujarnya.
Sementara itu, warna kuning pada jersey menggambarkan cahaya harapan dan tujuan untuk kembali. Warna tersebut dibuat perlahan bergerak dari biru menuju kuning keemasan.
“Kuning adalah cahaya harapan untuk pulang. Dari biru jersey perlahan bergerak menuju kuning keemasan sebagai simbol cahaya harapan dan kehormatan,” katanya.
Ia menjelaskan, filosofi tersebut berkaitan dengan perjalanan perantau yang tidak hanya diukur dari seberapa jauh seseorang pergi. Perjalanan juga memiliki makna tentang apa yang dibawa ketika kembali.
“Tujuan sebuah perjalanan tidak hanya berbicara seberapa jauh seseorang pergi, tetapi apa yang kelak dibawanya pulang,” ujarnya.
Selain warna, aksen pada bagian bahu jersey juga memiliki makna tersendiri. Bagian tersebut menggambarkan tanggung jawab yang dipikul setiap pemain Semen Padang FC.
“Aksen pada bahu menjadi simbol tanggung jawab. Setiap pemain Semen Padang membawa harapan penuh klub di pundaknya,” katanya.
Karena tanggung jawab tersebut bukan sesuatu yang harus dianggap sebagai beban. Sebaliknya, harapan yang berada di pundak pemain merupakan bagian dari kebanggaan saat mengenakan seragam Kabau Sirah.
“Bukan sebagai beban, tetapi sebagai kebanggaan,” ujarnya. (HER)





