Jembatan Gunung Nago di Pauh Padang Putus

Sejumlah bangunan SD, jembatan, rumah ibadah hingga jalan mengalami rusak berat akibat banjir bandang yang melanda Kota Padang.

Jembatan Gunung Nago di Padang putus diterjang banjir bandang, Kamis (27/11/2025). [foto: Ist]

Langgam.id – Jembatan Gunung Nago yang berada di Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, putus pada Kamis (27/11/2025) pagi.

“Jembatan Gunung Nago putus, diimbau untuk masyarakat Pauh untuk tetap waspada,” tulis Polsek Pauh di laman Instagramnya.

Dari video yang beredar di media sosial, jembatan yang menghubungkan antara Kecamatan Kuranji dan Pauh ini putus karena debit air yang terus naik serta derasnya arus sungai yang mengalir di bawah jembatan akibat hujan yang terus-menerus mengguyur Kota Padang.

Tidak itu saja, arus Sungai Batang Kuranji yang deras tersebut juga membawa tumpukan material yang turut menghantam bagian bawah jembatan tersebut.

Diketahui jembatan ini merupakan akses terdekat bagi masyarakat dari arah Kuranji, tepat arah Belimbing, menuju kampus Universitas Andalas (UNAND). (*/y)

Baca Juga

BPS mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Desember 2025 di wilayah yang tedampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Pascabencana, Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi di Januari 2026
Padang Semakin Dekat Menjadi Kota Gastronomi
Padang Semakin Dekat Menjadi Kota Gastronomi
Hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Padang mulai dibangun di Kampung Talang, Koto Tuo, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh,
Huntap di Kampung Talang Mulai Dibangun, Bakal Ditempati 10 KK Korban Bencana Padang
Pemko Padang sedang menyiapkan hunian tetap (huntap) di kawasan Simpang Haru. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR)
Pemko Padang Bakal Bangun 45 Unit Huntap di Simpang Haru
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian
BNPB Bangun 267 Huntara di Sumbar, Penyintas Banjir Berangsur Tinggalkan Lokasi Pengungsian
Kementerian Pekerjaan Umum PU bersama Adhi Karya bergerak cepat melakukan penanganan sungai sebagai upaya pemulihan infrastruktur pasca
Kementerian PU dan ADHI Karya Tangani 21 Sungai Terdampak Banjir di Sumbar