Jelang Kuliah Tatap Muka Terbatas, Unand Kebut Vaksinasi

rektor unand dilaporkan

Kampus Universitas Andalas. [dok.Unand]

Langgam.id – Dalam rangka penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada 1 November 2021 mendatang, Universitas Andalas (Unand) akan mengebut pelaksanaan vaksinasi bagi dosen, tenaga kependidikan (tendik) dan mahasiswa.

Wakil Rektor I Bidang Akademik Unand Prof. Dr. Mansyurdin, MS mengatakan layanan vaksinasi ini juga terbuka untuk masyarakat umum.

“Vaksinasi untuk dosen, tendik dan mahasiswa, serta juga untuk masyarakat umum,” katanya, Minggu (24/10/2021).

Ia menyebutkan pelaksanaan vaksinasi Unand disediakan di sejumlah lokasi, yakni di Aula Unand, Kampus Limau Manis Padang dari tangggal 27 sampai 31 Oktober 2021.

Kemudian, di Student Center Fakultas Kedokteran Jati Padang dari tangggal 27 sampai 31 Oktober 2021. Di Aula Kampus II Unand, Jl. Rasuna Rasuna Said, Kota Payakumbuh pada tanggal 25 Oktober 2021, dan Gedung A Kampus III Unand, Kabupaten Dharmasyraya pada tanggal 26 Oktober 2021.

Dengan tersedianya 4 (empat) lokasi tersebut maka akan memudahkan mahasiswa melakukan vaksinasi baik yang saat ini berada di Kota Padang, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Dharmasyraya.

Mahasiswa yang berada di kota Payakumbuh dan Kabupaten Dharmasyraya serta di sekitarnya dapat melakukan vaksinasi terlebih dahulu sebelum datang ke Padang, sehingga lebih efisien dalam segi biaya.

“Kita berharap tingkat vaksinasi mahasiswa, dosen dan tendik mesti mencapai di atas 70 persen karena merupakan persyaratan menyelenggarakan PTM terbatas,” kata Mansyurdin.

Sesuai dengan Peraturan Rektor Unand Nomor Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan PTM Terbatas Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2021 Pada Masa Pandemi Covid-19, bahwa sivitas akademika dan tenaga kependidikan yang melakukan aktivitas di kampus harus dalam keadaan sehat, sudah mendapatkan vaksinasi dan izin orang tua.

Selanjutnya melalui Surat Edaran Rektor Nomor 878?UN16.R/SE/2001 tanggal 18 Oktober 2021 ditegaskan bahwa semua mahasiswa, dosen dan tendik wajib vaksinasi kecuali yang kormobid.

Kegiatan vaksinasi dilaksanakan oleh Rumah Sakit Universitas Andalas bekerja sama dengan Salim Group, yang juga difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dan Kapupaten Dharmasyraya. Vaksin yang tersedia Pfizer, Sinovac dan Moderna, peserta harus berumur minimal 12 tahun untuk vaksin sinovac dan 18 tahun untuk vaksin Pfizer serta melakukan pendaftaran terlebih dahulu pada laman http://rsp.unand.ac.id/pendaftaran-vaksin-sg.

Selain itu, ketika vaksin diharuskan membawa fotokopi KTP/KK bagi masyarakat yang datang langsung. (rls)

Baca Juga

Mengubah Potensi Menjadi Nilai: Dari UMKM hingga Jamu Sehat, Jalan Baru Kemandirian Ekonomi Nagari Parambahan
Mengubah Potensi Menjadi Nilai: Dari UMKM hingga Jamu Sehat, Jalan Baru Kemandirian Ekonomi Nagari Parambahan
UNAND Luncurkan Aplikasi SIPANDA Dorong Digitalisasi Arsip
UNAND Luncurkan Aplikasi SIPANDA Dorong Digitalisasi Arsip
Fenomen tanah amblas (sinkhole) terjadi di Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Lereng Gunung Sago,
Kata Guru Besar UNAND Soal Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Kasus dugaan korupsi pengadaan alat laboratrium Universitas Andalas (Unand) menimbulkan kerugian negara mencapai Rp3,571 miliar
MMB Unand Raih Akreditasi Pertama, Langkah Awal Membangun Ilmu Kebencanaan yang Relevan
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Resiliensi Perempuan Minangkabau dari Luka 1965
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University
Rektor UNAND Lantik Direktur dan Sejumlah Pejabat, Perkuat Konsolidasi Menuju World Class University