Jalur Utama Padang-Bukittinggi Amblas, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup

Jalan amblas padang pariaman

Polisi berlakukan sistem buka tutup arus lalu lintas akibat jalan amblas di Padang Pariaman [foto: Satlantas Polres Padang Pariaman]

Langgam.id – Polisi terpaksa menerapkan sistem buka tutup akibat amblasnya jalan di Korong Kasai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Akibatnya, akses kendaraan di jalur utama Padang-Bukittinggi terganggu.

Pihak kepolisian setidaknya mengerahkan 15 personel lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan. Selain itu, jalur alternatif juga disiapkan bagi pengendara.

“Saat ini arus mengunakan sistem buka tutup. Untuk volume kendaraan karena kebetulan hari Minggu, jadi lumayan padat,” kata Kasat Lantas Polres Padang Pariaman, AKP Asep Wahyudi dihubungi langgam.id, Minggu (7/10/2021).

Asep mengungkapkan, dinas pekerjaan umum telah melakukan pengerjaan perbaikan jalan amblas di Batang Anai, Padang Pariaman itu. Diprediksi, kondisi jalan yang amblas akan selesai pada hari ini.

Baca juga: PCNU Padang Segera Bahas Soal Kajian Haram Gim Higgs Domino Island

“Untuk pengerjaan diprediksi selesai hari ini, sekarang sudah dikerjakan oleh pihak PU. Semoga hari ini selesai. Jadi untuk terganggu arus kendaraan palingan hari ini saja,” jelasnya.

Sebaran personel lalu lintas dilakukan pihak kepolisian dari titik amblasnya jalan hingga simpang Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Simpang BIM ini salah satu jalur alternatif bagi pengendara yang tidak ingin terjebak kemacetan.

“Bisa melewati jalur alternatif lewat jalan masuk simpang bandara. Tapi hanya kendaraan kecil. Untuk masyarakat yang ingin melakukan penerbangan ke BIM diharapkan dapat lebih cepat agar tidak terjebak macet,” tuturnya.

Baca Juga

Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Klaim Tak Ada Tanggul Jebol
Banjir merendam SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang Senin (3/8/2026).
Cerita Kepsek SMPN 41 Pantau CCTV Saat Banjir Rendam Gedung Sekolah
Kondisi Dadok Tunggul Hitam usai diterjang banjir pada Selasa pagi (3/8/2026).
Begini Kondisi Dadok Tunggul Hitam Usai Diterjang Banjir
SMP Negeri 41 Gunung Sarik, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang usai terdampak banjir, Selasa (4/8/2026).
Banjir Kota Padang, SMPN 41 Padang Masih Dipenuhi Lumpur
Banjir di Kecamatan Kuranji
BNPB: Banjir Rendam 3 Kecamatan di Padang, RSUD Terdampak
Petugas BPBD evakuasi warga terjebak banjir di Kota Padang.
Banjir Kota Padang, BPBD Sumbar Turunkan Puluhan Personel dan 4 Perahu untuk Evakuasi Warga