Jaga Kualitas Udara, Pemko Padang Ingatkan Warga Jangan Bakar Sampah

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Hidup Dinas Perkim LH Padang Panjang, Jeff Raymoon mengatakan bahwa saat ini kabut asap di Padang Panjang

Kondisi Kota Padang Panjang yang diselimuti kabut asap. [foto: Kominfo Padang Panjang]

Langgam.id—Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Edi Hasymi, mengimbau masyarakat untuk tidak lagi melakukan pembakaran. Sebab hal itu dapat memperparah kondisi udara di Kota Padang yang kini terpapar kabut asap.

“Dalam beberapa hari ini, kita dapat melihat dan merasakan cuaca di Kota Padang tidak aman-aman saja. Meski kemarin masih pada kondisi sedang, namun pada hari ini meningkat menjadi tidak sehat,” jelas Edi Hasymi dikutip dari Kominfo, Jumat (20/10/2023).

Terkait hal itu, jelasnya, tentunya akan memiliki dampak pada kehidupan sehari-hari. Namun, untuk tidak memperparah kondisi, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Kota Padang untuk tidak melakukan pembakaran apa pun.

“Untuk tidak memperparah kondisi (udara) saat ini, kita mengimbau dan meminta kepada warga Kota Padang untuk tidak lagi melakukan pembakaran apa pun. Seperti bakar sampah yang telah disapu di rumah-rumah, kemudian juga ada yang membakar jerami, membakar ban dan sebagainya,” harapnya.

Hal tersebut diyakini pihaknya dapat meminimalisir pencemaran udara yang berasal dari daerah tetangga. Dinas Lingkungan Hidup juga akan melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang melakukan pelanggaran.

“Tentu, kami dari Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pemantauan terhadap kelompok-kelompok, orang-orang yang masih melakukan pelanggaran,” terangnya.

Dilakukannya pemantauan juga bersamaan dengan sisi hukum perlinkungan hidup. Hematnya, bagi yang melanggar hukum perlingkungan hidup, bisa diproses sesuai dengan hukumnya terhadap mereka yang masih melanggar atau melakukan pembakaran. (*/Fs)

Tag:

Baca Juga

Seorang Pekerja Jaringan Meninggal Dunia Tersengat Listrik
Listrik Belum Pulih, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir 3 Jam di Padang
Jumlah pelanggan listrik di Sumatra Barat (Sumbar) pada 2022 lalu mencapai 1.628.705. Jumlah ini meningkat 4,42 persen dibandingkan 2021
Listrik Belum Pulih di Sumbar, PLN Sebut Sistem Masih ‘Hunting’ Pascablackout
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi jenazah. (Dok. Langgam.id)
Tragisnya Kematian Dua Santri Diduga Keracunan Asap Genset di Tanah Datar, Cas HP Saat Lampu Mati Massal
keracunan
Polisi Benarkan Dua Orang Meninggal Diduga Akibat Keracunan Asap Genset di Pandai Sikek
Kondisi saat listrik mati total di Sumbar, Jumat (22/5/2026). (Dok. Langam.id)
Listrik di Sumbar Baru Pulih 73 Persen, Ditarget Menyala Total Siang Ini