Irman Gusman: Sumbar Bakal Jadi Pilot Project Pembentukan Kopdes Merah Putih

Langgam.id - Kongres Kebudayaan 2022 resmi dilaunching dalam acara yang digelar di Hotel Santika, Kota Padang, Sumbar, Selasa (9/8/2022).

Ketua Dewan Pembina Yayasan Pusat Kebudayaan Minangkabau, Irman Gusman. [Foto: Dok. Pribadi]

Langgam.id- Anggota DPD RI Irman Gusman mengatakan, Sumatra Barat bakal menjadi pilot project pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Indonesia.

Hal itu disampaikan Irman Gusman, saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Ekonomi dan Koperasi bertajuk “Menyambut Gagasan Koperasi Desa Merah Putih”, yang dihadiri Persatuan Wali Nagari (Perwana) seluruh Sumbar, di Istana Bung Hatta, Bukittinggi, Rabu (19/3/2025).

“Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebutkan bahwa pemerintah akan menetapkan 10 daerah sebagai pilot project pembentukan Kopdes Merah Putih. Saya meminta agar Sumbar menjadi salah satu daerah pilot project, dan beliau menyetujuinya,” ujar Irman.

Ia mengatakan, dengan semangat membangun ekonomi desa berbasis kearifan lokal, Kopdes Merah Putih dapat terbentuk di 19 kabupaten dan kota di Sumbar.

Saat ini, kata dia, pemerintah pusat sedang merancang mekanismenya. Opsi yang dipertimbangkan mencakup akuisisi koperasi yang sudah ada, penggabungan (merger), atau pendirian koperasi baru.

Irman mengatakan pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto menjadi momentum  kebangkitan koperasi di Indonesia. Koperasi ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat di desa.

“Koperasi ini menjadi motor penggerak ekonomi desa guna menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat berbasis kerakyatan serta memperkuat peran desa sebagai ujung tombak pembangunan ekonomi Nasional,” ujarnya.

Menurutnya, Kopdes Merah Putih sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, karena menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan untuk  meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Artinya Koperasi Merah Putih ini, mengembalikan ekonomi ketangan rakyat.

Irman optimisris, pendirian 70.000 Kopdes Merah Putih akan mampu  menjawab permasalahan yang ada di desa, khususnya menghadapi rantai distribusi panjang, keterbatasan permodalan, dan dominasi middleman yang menekan harga petani serta mengurangi biaya bagi konsumen. 

“Dengan dukungan dari berbagai pihak, Kopdes Merah Putih bisa menjadi  solusi konkret dalam memperkuat ekonomi lokal dan menjadikan desa sebagai pusat pembangunan ekonomi nasional, ” ujar Irman.

Menurutnya, kunci keberhasilan Kopdes Merah Putih untuk mendongkrak ekonomi lokal, sangat bergantung pada pengelolaan yang profesional dan inovatif yang berbasis kearifan lokal. 

Selain itu, kata dia. Kopdes juga harus memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Penggunaan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan, pemasaran online, serta layanan keanggotaan dapat membantu koperasi menjadi lebih transparan dan modern

“Perlu pendampingan, pelatihan, serta penguatan tata kelola koperasi agar dapat berjalan secara efektif. Model koperasi yang kuat tidak hanya berorientasi pada kesejahteraan anggota, tetapi juga mampu menciptakan dampak sosial yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar mantan Ketua DPD RI itu.

Baca Juga

Pemerintah Kota Padang mengajukan pengadaan 1.540 unit tablet Android senilai Rp3 miliar dalam APBD Kota Padang 2026. Ilustrasi Canva
Pemko Padang Anggarkan Rp3 Miliar Lebih Beli 1.500 Tablet Android
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Revitalisasi Pasar Raya Padang, Relokasi Pedagang Ditargetkan hanya Sampai September
Aksi simbolik di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Jalan Sudirman, Kota Padang, Senin (22/6/2026)
Spanduk Jumbo “Sumbar Belum Pulih Terbentang” di Depan Kantor Gubernur
Pemko Padang mengklaim tetap melakukan efesiensi anggaran, di tengah sorotan terhadap rencana renovasi rumah dinas wali kota Fadly Amran
Respon Pemko Perihal Alokasi Anggaran Rumah Dinas Fadly Amran di Tengah Kebijakan Efisiensi
Walikota Padang Fadly Amran.
Pemko Padang Batalkan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Fadly Amran
pemerintah kota mengalokasi anggaran ratusan juta untuk memoles rumah dinas walikota Padang
Memoles Rumah Dinas Wali Kota Padang di Tengah Pemulihan Bencana