Langgam.id – Kombes Pol Teddy Fanani menjadi sorotan usai videonya cekcok hingga berujung dugaan pemukulan dengan pengendara di jalan viral di media sosial. Peristiwa itu diketahui terjadi di jalan menuju BIM, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (7/8/2026).
Korban bernama Bil Irzano dan mengaku tindakan kekerasan yang dialaminya membuat kacamatanya patah. Pemicu cekcok ini berawal dari gara-gara salip kendaraan di jalanan.
Teddy merupakan pejabat utama di Polda Sumbar. Ia nenjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum).
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2024 yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 Maret 2025, Teddy tercatat memiliki total harta kekayaan sebesar Rp5,82 miliar.
Berdasarkan dokumen tersebut, porsi terbesar kekayaannya berasal dari tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp4,88 miliar. Untuk sektor alat transportasi dan mesin, Teddy melaporkan kekayaan senilai Rp420 juta.
Rinciannya, Teddy memiliki satu unit Honda Odyssey tahun 2005 senilai Rp120 juta dari hasil sendiri. Mobil MPV mewah ini berkapasitas tujuh penumpang.
Spesifikasi utama kendaraan ini yakni Mesin 2.4L i-VTEC DOHC empat silinder. Untuk tenaga, 175 PS pada 6.200 rpm dengan transmisi otomatis.
Selanjutnya, Teddy memiliki Nissan Juke tahun 2014 senilai Rp110 juta yang tercatat sebagai warisan. Di Indonesia, mobil ini dibekali mesin 1.5L HR15DE bertransmisi CVT.
Untuk spesifikasi utama, mesin Nissan Juke empat silinder bensin, tenaga sekitar 114 hp pada 6.000 rpm, torsi 150 Nm pada 4.000 rpm. Transmisi kendaraan otomatis CVT (Continuously Variable Transmission).
Kemudian, isi garasi Teddy adalah Mazda Biante tahun 2013 senilai Rp190 juta yang diperoleh sebagai hadiah. Kendaraan ini adalah mobil MPV pintu geser berkapasitas delapa kursi yang hadir di Indonesia dalam dua varian mesin: Non-SkyActiv (DISI) dan SkyActiv yang rilis di tahun yang sama.
Spesifikasi utama mobil ini, mesin 1.997 cc (2.0L) empat silinder bensin. Tenaga sekitar 149 PS (Non-SkyActiv) hingga 151 PS (SkyActiv), transmisi otomatis lima-percepatan (Non-SkyActiv) atau Otomatis enam-percepatan (SkyActiv). Kapasitas tangkinya 60 liter.
Selain tiga kendaraan tersebut, terdapat harta bergerak lainnya yang dimiliki Teddy senilai Rp370 juta. (WAN)




![Mapolda Sumbar. [dok. Polri]](https://i0.wp.com/langgam.id/wp-content/uploads/2021/09/PSX_20210920_142635.jpg?resize=200%2C150&ssl=1)

