Ingin Ikut Vaksinasi di Payakumbuh, Warga Bisa Daftar Lewat Aplikasi

Langgam.id-vaksinasi di Payakumbuh

Pemko Payakumbuh mengadakan rapat koordinasi terkait percepatan vaksinasi covid-19. [foto: Pemko Payakumbuh]

Langgam.id – Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, untuk memudahkan warga ikut vaksinasi, Pemko Payakumbuh melalui Diskominfo telah meluncurkan aplikasi Vaksinasi Covid-19.

Aplikasi ini terangnya, dapat diakses oleh siapapun dan bisa mendaftar dari rumah. Bahkan calon peserta vaksinasi yang bukan warga ber-KTP Payakumbuh dapat mendaftar.

“Asalkan warga yang akan ikut vaksinasi covid-19 ini berada di lingkup wilayah Kota Payakumbuh,” ujarnya saat rapat koordinasi pejabat Pemko Payakumbuh di Kantor Balai Kota Payakumbuh, Senin (15/11/2021).

Cara mendaftarnya terang Riza, yaitu dengan mengakses website vaksinasi.payakumbuhkota.go.id di smartphone masing-masing.

Riza mengharapkan agar vaksinasi berlangsung dengan cepat dan tepat. Hal ini dikarenakan saat ini sudah memasuki minggu ketiga November.

“Kita meminta agar lurah bisa membantu camat. Jangan bairkan camat bertugas sendiri, harus diberikan support,” ucapnya.

Menurut Riza, ia masih melihat ada beberapa kelurahan yang capaian vaksinasinya masih minim. Oleh karena itu, ia meminta laporan setiap kelurahan agar dirinya tahu perkembangan di setiap pelaksanaan vaksinasi.

Riza berharap mulai dari Wali Kota dan jajaran ke bawahnya mohon disupport. Dinas kesehatan dan dinas-dinas yang punya pasukan banyak bisa diaktifkan mencari orang, sasaran vaksinasi warga ber-KTP kota.

“Terus buatkan jadwal vaksinasi door to door, ingatkan tetangga untuk ikut vaksinasi, jangan ada pembiaran, cuek, dan tidak peduli. Kepedulian dibutuhkan, di tengah sibuknya pekerjaan sebagai ASN dan TJP. Tugas ini jangan ditinggalkan, dengan door to door jalan terus, target 70 persen hanya sedikit lagi ini,” bebernya.

Riza mengatakan, tiada hari untuk libur dalam menggelar vaksiansi. Besok dan seterusnya jalan terus, di masing-masing kelurahan jalan terus, dimaksimalkan supaya bisa cepat.

“Kalau lambat-lambat maka hasilnya tidak memuaskan. Hari ini persentase Kota Payakumbuh sudah diatas 63 persen, hanya beberapa persen lagi menuju herd immunity,” tuturnya.

Riza juga mengharapkan, bagi masyarakat yang sudah sebulan ikut vaksinasi dosis pertama, sudah bisa diberikan dosis kedua.

Baca juga: Payakumbuh PPKM Level 1, Wako Riza Falepi: Perketat Prokes dan Kejar Vaksinasi

Kemudian, Riza memahami warganya bukan tidak mau divaksin. Banyak warga yang beralasan tidak mau meninggalkan pekerjaannya lantaran lamanya antrean vaksinasi.

Maka, vaksinasi door to door inilah yang jalan keluarnya, tenaga vaksinator mendatangi warga ke rumah yang bisa dijangkau, ataupun lokasi warga beraktifitas.

Seperti contohnya lokasi usaha home industri sanjai di beberapa kelurahan yang ada di Payakumbuh Barat.

Baca Juga

Kondisi huntara di Kapalo Kota, Kota Padang.
Setengah Tahun Pascabencana, Penghuni Huntara Kota Padang Krisis Air Bersih
Rakit darurat untuk penyeberangan masyarakat di Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Jembatan di sungai tersebut terdampak saat bencana banjir November 2025. Ghafar
Centang Parenang Setengah Tahun Penanggulangan Bencana Sumbar
TKP tewasnya dua orang pemuda akibat asap genset saat mati lampu massal di Tanah Datar.
Kronologi Kematian Tragis Dua Orang Diduga Keracunan Asap Genset saat Mati Lampu
Ilustrasi mati lampu PLN
Mati Lampu Massal, Berikut Daftar Daerah Terdampak
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Sekolah Rakyat Terbesar di Indonesia Dibangun di Tanah Datar, Keluarga Dony Oskaria Hibahkan Lahan 16 Hektar
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Helmi Heriyanto saat memberikan penjelasan tentang izin pertambangan rakyat.
Solar Langka, Dinas ESDM Sumbar Dorong Distribusi BBM Subsidi Tepat Sasaran