Langgam.id- Semen Padang FC bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/2027, Sabtu (17/10/2026). Hasil ini membuat Kabau Sirah mengoleksi tujuh poin dari enam pertandingan.
Bermain di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, kedua tim mencetak gol pada masa tambahan waktu. PSMS lebih dahulu unggul melalui Javier Siverio, sebelum Risman Ariyanto Maring menyamakan kedudukan untuk Semen Padang.
Dengan hasil tersebut, Semen Padang betengger di posisi kelima klasemen sementara dengan mencatat dua kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Kabau Sirah telah mencetak enam gol dan kebobolan lima gol, sehingga memiliki selisih gol plus satu.
Sedangkan PSMS Medan sendiri berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan 11 poin dan membukukan 15 gol dan 5 kebobolan. Sedangkan yang bwrada di puncak PSPS pekanbaru dengan torehan 12 poin, dan Persikad Depok posisi kedua.
Pelatih kepala Semen Padang FC, Stefano Cugurra atau Teco, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya bermain imbang 1-1 melawan PSMS Medan.
Ia menyoroti performa tim pada babak pertama serta keputusan VAR yang menganulir gol Semen Padang.
“Di babak pertama kami bermain kurang bagus, dan lawan bermain lebih bagus dari kita. Kami sempat mencetak gol, tetapi dianulir oleh VAR,” ujar Teco saat jumpa pers.
Kekecewaan Teco berlanjut pada babak kedua. Ia mempersoalkan keputusan wasit yang mengesahkan gol PSMS Medan. Pasalnya, pemain PSMS sudah berada dalam posisi offside saat gol tercipta.
“Di babak kedua kami bermain lebih bagus, tetapi mereka mencetak gol dan VAR tidak melakukan pengecekan dengan benar. Pemain lawan sudah jelas berdiri lima meter di depan sebelum melakukan tendangan. Itu jelas offside. Seharusnya gol mereka dianulir,” tegasnya.






