Heboh Video Operasi Yustisi di Padang Menyasar Kafe yang Sudah Tutup

Heboh Video Operasi Yustisi di Padang Menyasar Kafe yang Sudah Tutup

Razia yustisi di kafe yang sedang tutup. (Dok. Hot Station)

Langgam.id – Video operasi yustisi guna menekan penyebaran covid-19 yang digelar petugas gabungan di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar) menjadi sorotan. Hal ini kafe yang sedang dalam keadaan tutup juga disasar petugas.

Video berdurasi satu menit itu diupload salah satu akun pemberitaan di Instagram. Dilihat langgam.id pada Senin (14/6/2021) malam, postingan tersebut telah ditonton 500 ribu kali penguna Instagram lainnya.

Kafe yang disasar tim gabungan ini diketahui bernama Hot Station berlokasi di kawasan Jalan Arif Rahman Hakim, Ranah Parak Rumbio, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Dalam video itu tampak petugas membuka tralis dan masuk ke dalam kafe.

Sejumlah ruangan yang ada di lantai satu hingga dua diperiksa. Namun tindakan petugas dikecam netizen, begitupun menanyakan maksud razia yang dilakukan di kafe yang dalam keadaan tertutup itu.

Kuasa Hukum Hot Station, Yohannas Permana mengakui lokasi usaha kliennya ini dirazia petugas dalam keadaan tertutup. Razia itu dilakukan tim gabungan pada Jumat (11/6/2021) malam.

Menurut Yohannas, razia yustisi tersebut dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKP Dadang Iskandar. Dia menilai razia itu sebagai keanehan.

“Bagaimana tidak aneh, kafe sudah tutup masih juga dirazia, didatangi, bahkan petugas masuk ke dalam bangunan kafe tanpa izin pemilik maupun manajemen Hot Station. Ini ada apa?,” katanya kepada wartawan, Senin (14/6/2021) malam.

Yohannas mengungkapkan, kafe milik kliennya telah tutup beroperasi saat Pemerintahan Kota Padang mengeluarkan surat edaran perihal batas operasi tempat usaha. Begitupun dengan seringnya digelar operasi yustisi.

“Karena persoalan ini belum jelas, maka tutup. Namun kalau sudah tutup, masih dirazia juga, kami jadi curiga, jangan-jangan tempat kami memang ditarget oleh petugas?,” jelasnya.

“Padahal kami sudah mematuhi semua aturan protokol kesehatan dan demi mematuhi surat edaran kami tutup beroperasi,” sambung Yohannas.

Menanggapi persoalan ini, Kasat Resnarkoba Polresta Padang, AKP Dadang Iskandar mengklaim tim gabungan telah melakukan operasi yustisi sesuai standar operasional prosedur. Petugas tetap masuk ke dalam untuk memastikan tidak ada pengunjung.

“Jadi ini berangkat dari pengalaman. Sebelumnya, ada kafe dari luar tutup, namun setelah kami periksa ternyata ada pengunjungnya,” kata Dadang.

“Untuk itu kami periksa di kafe Hot Station itu. Tapi memang setelah diperiksa tidak ada pengunjung,” tambahnya. (Irwanda/ABW)

Baca Juga

Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Dinsos Padang Siapkan Dapur Umum Bantu Korban Banjir
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Dua Kecamatan di Padang Terparah Terdampak Banjir, 100 Warga Limau Manis Dievakuasi
Salah satu kafe yang terendam banjir di kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. (Dok. Istimewa)
Banjir Rendam Kafe-kafe di Seputaran Kampus III UIN Imam Bonjol Padang
Polda Sumbar menggerebek kawasan Gaung Padang. (Dok. Istimewa)
Polda Sumbar Gerebek “Kampung Narkoba” di Gaung Padang: 12 Orang Diamankan, 6 Positif Narkotika!
Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Semangkuk Warisan Bapak: Daging Garing yang Menjaga Rasa Soto Roda Jaya Sejak 1968, Berawal dari Jualan Gerobak
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara
Sedapnya Rendang Pak Gole, Setia Menjaga Rasa Sejak 1950 hingga Digemari Pelanggan Mancanegara